NEWS VIDEO
Warga Percut Geger, Siswi SMA Tewas di Kamar Mandi dengan Tangan dan Mulut Terikat
Seorang siswi SMA ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya pada Jumat (19/1/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Laporan Wartawan Tribun Medan, M Andimaz Kahfi
TRIBUNMEDAN.com, MEDAN - Ratusan warga yang tinggal di Jalan Satria, Pasar X Tembung, Gang Buntu IV, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang geger.
Seorang siswi SMA ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya pada Jumat (19/1/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.
Ditemukan dengan kondisi wajah hancur, tangan dan mulut terikat.
Saat ditemukan, jenazah remaja bernama Anggi Syafitri Tanjung (17) itu terbenam dalam ember kamar mandi.
Pertama kali, korban ditemukan oleh ibu kandungnya bernama Ani (46) yang kebetulan pulang kerja.
Baca: Kapolda Sumut Besuk Bocah Perempuan Korban Kekerasan Ibu Kandung dan Ayah Tiri
Kuat dugaan, siswi SMA Negeri 11 ini dibunuh orang terdekatnya.
Sebab, pelaku mengetahui detail kapan orangtua korban sedang tidak berada di rumah.
Ditemui di rumah duka, tempat nenek alamarhumah di Jalan Letda Sujono Gang Budi, Medan, teman korban Devi Armayanti mengaku sudah setahun lebih mengenal Anggi sejak kelas 1 SMA, karena satu angkatan Pramuka.
Devi menuturkan terakhir kali bertemu dengan Anggi pada hari Kamis (18/1/2018) sebelum berangkat berkemah dengan rombongan Pramuka sekolah ke Aek Nauli, Parapat.
Baca: Pelayat Histeris Melihat Wajah Jenazah Anggi, Siswi SMA 11 Korban Pembunuhan
"Sebelum meninggalnya Anggi, saya nggak ada punya firasat sama sekali. Cuma dia ada sampaikan pesan kenapa tidak diajak berkemah," kata Devi, Sabtu (20/1/2018)
"Anggi itu orangnya baik, ramah dan peduli sama teman-teman dan bawaannya selalu ceria. Dia suka buat orang lain ketawa," tambahnya.
Terkait adanya indikasi permasalahan dengan teman ataupun pacar, Devi mengatakan bahwa Anggi tidak pernah bermasalah dengan teman di sekolah, dan Anggi tidak mempunyai pacar.