Sang Pengawal Prabowo Subianto sebelum Tewas saat Berebut Senjata dengan Oknum Brimob

Mereka berpapasan dengan sepeda motor yang hendak keluar dari lokasi yang dikendarai oleh anggota Brimob tersebut.

Namun karena butuh penanganan yang lebih baik selanjutnya di rujuk ke RS Polri Kramat Jati.

Dilihat dari akun Facebooknya, Fernando Wowor adalah kader Partai Gerindra.

Ia kerap memposting foto-fotonya tengah mengawal Prabowo Subianto.

Fernando juga sering membagikan hobinya naik gunung dan bela diri Muaythai.

Ia juga kerap bermain sepak bola bersama rekan-rekannya.

Kepergian pria bertubuh tinggi besar dan putih itu menyisakan luka bagi orang-orang terdekatnya.

"RIP Fernando Wowor,,,leting tenor drum angkatan 1 CANKA GARUDA YAKSA 2011,,, Trakir da main bola sama" GARUSA YAKSA CUP SENTUL,,," tulis rekannya sambil melingkari wajah Fernando.

Sebelumnya, mahasiswa berinisial FA berusia 29 tahun itu terlibat keributan dengan anggota Brimob Kelapa Dua tersebut di depan sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor.

Menurut Kabid Kum Polda Jabar, Kobes Pol Iksantyo Bagus Pramono menuturkan kejadian tersebut diduga karena adanya perebutan senjata antara anggotanya dengan mahasiswa itu.

"Ini adalah perkelahian perebutan senjata, tapi saya kira pasti terjadi sesuatu, tidak mungkin langsung ada perkelahian," ujarnya dikutip Tribun Bogor, Sabtu (20/1/2018).

Akibat peristiwa itu, anggota Brimob berinsial R mengalami luka parah dan kini sedang menjalani perawatan medis di RS Kramat Jati, Jakarta.

"Anggota kami masih dirawat di RS Kramat Jati, kritis karena," ucapnya.

Sedangkan FA dikabarkan tewas dalam perjalanan menuju RS Vania Bogor.

Kepolisian lantas membawa FA untuk autopsi guna penyelidikan lebih lanjut.

Dirinya menambahkan jika senjata api yang digunakan oleh R merupakan perlengkapan perorangan polri.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved