AWAS Tsunami! Gempa Lebih Dahsyat dari Goncangan di Jakarta dan Banten
Pusat gempa 7,9 sr itu diketahui terletak 300 kilometer sebelah tenggara Kodiak di kedalaman 10 kilometer
TRIBUN - MEDAN.COM - Peringatan dini tsunami dikeluarkan setelah gempa dengan magnitudo 7,9 tercatat di pesisir Alaska, Amerika Serikat.
Pusat gempa itu diketahui terletak 300 kilometer sebelah tenggara Kodiak di kedalaman 10 kilometer dan terjadi pada pukul 00.31 waktu setempat.
Badan Layanan Cuaca AS mengatakan, peringatan tsunami itu berlaku di seluruh pesisir barat Amerika termasuk California, British Columbia (Kanada), dan Alaska.
Pemerintah kota Anchorage bahkan sudah memperingatkan warga di pesisir bahwa muncul potensi ancaman terhadap jiwa manusia dan properti warga.
Baca: Mencekam! Orangtua Peserta Didik Ilegal Ngamuk Sasar Plt Kepsek SMAN 2 Medan
Baca: Warga Sebut Mami Erna yang Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan Punya Banyak Uang
Badan Survey Geologi AS kemudian meningkatkan kekuatan gempa itu menjadi magnitudo 8 dan masih terus bertambah.
Peringatan dini ancaman tsunami juga diberikan kepada sejumlah wilayah di Pasifik seperti Hawaii, Guam, dan Samoa Amerika.
Sebelumnya, BMKG menyebut gempa yang mengguncang Jakarta berpusat di Lebak, Banten, dengan besar 6,4 magnitudo. Gempat tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan Twitter BMKG, gempa terjadi pada pukul 13.34.50, Selasa (23/1/2018). Pusat gempa berada di 81 kilometer baratdaya Lebak, Banten, dengan kedalaman 10 km.
Suasana siang hari di Ibukota mendadak mencekam.
Hal ini terjadi pasca terasanya gempa bumi yang melanda Banten dan Jakarta, Selasa (23/1/2018) sekitar pukul 13.35 WIB.
Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) sendiri mencatat gempa berkekuatan 6.1 SR terjadi sekitar pukul 13:34:50 WIB.
Pusat lokasi gempa berada di 7.21 LS,105.91 BT (81 kilometer Barat Daya Lebak Banten).
"Gempa, itu kabel KRL di atas sampai goyang," ujar salah satu warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gempa_20180123_212614.jpg)