Mengulik Sosok Penyanyi Legendaris Teresa Teng yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Google kembali menampilkan karikatur seorang perempuan sebagai doodle pada laman utama pencariannya pada Senin (29/1/2018).

GOOGLE
Google doodle hari ini 

Hal ini kemudian berlanjut pada tahun 1973 saat Teresa Tang menandatangani kontrak dengan label Polydor Jepang dan mengambil kontes menyanyi di sana.

Lagu yang menjadi hits di tahun pertama di Jepang adalah空港 (kōng gǎng).

Adanya lau-lagu berbahasa Jepang, Teresa Teng mampu memenangkan semua penghargaan musik di Jepang selama empat tahun berturut-turut mulai 1984 sampai 1988.

Sejak saat itu Teresa Teng pun menjadi penyanyi dunia yang semakin dikenal orang.

3. Terkenal di Indonesia

Nama Teresa Teng akhirnya terdengar juga sampai di Indonesia.

Hal ini membuat lagu-lagunya seperti lagunya yang sangat terkenal berjudul Hé Rì Jūn Zài Lái atau dalam bahasa Indonesia memiliki arti Kapankah Kau Akan Kembali sangat digemari masyarakat Indonesia.

Bahkan lagu Teresa Teng berjudul Ni wen wo ai juga dibuat versi Indonesianya.

Suara emas sang legendaris yang bisa 7 bahasa ini selalu disukai oleh tua dan muda.

Di Nusantara ini, lagu “The Moon Represents My Hearts” masih menjadi lagu legendaris yang dikenang oleh semua kalangan termasuk anak muda.

Selain itu, sejumlah lagu yang dibawakannya dalam bahasa Indonesia di antaranya adalah Dayung Sampan, Cinta Suci, Sekuntum Mawar Merah, dan Selamat Jalan Kekasih/Good Bye My Love.

4. Kisah Cinta Teresa Teng

Teng sangat tertutup untuk kehidupan pribadinya.

Dilansir dari Wikipedia Teng dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan beberapa orang di antaranya adalah anak seorang konglomerat perjudian Malaysia tapi sayang hubungan keduanya gagal.

Tahun 1982 Teng bertunangan dengan Beau Kuok seorang pengusaha Malaysia dan puta milyarder Robert Kuok.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved