News Video
Petani Desa Durin Tunggal Korban Kriminalisasi Ingin Mengadu ke Djarot
"Ada oknum yang telah memiliki sertifikat dan melaporkan ke Polda terkait pengrusakan,"katanya.
Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perwakilan Perkumpukan Tani Arih Ersada Aron Bolon, berkunjung ke Gedung DPRD Sumatera Utara tepatnya lantai 3, ruangan Fraksi PDIP.
Kedatangan rombongan yang didominasi ibu-ibu itu menemui Anggota DPRD Sumatera Utara yang juga menjabat Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara.
"Kedatangan kami mengadu ingin melaporkan terkait perkara tanah yang ada di Desa Durin Tunggal Deli Serdang," ujar Rembah Boru Keliat perwakilan grup tersebut, Selasa (30/1/2018).
Rembah menjelaskan, ia bersama para petani lainnya diadukan ke pihak kepolisian terkait pengrusakan tanah yang dikelolanya sejak bertahun-tahun.
Baca: Tunjuk Perwira Polri Jadi Pj Gubernur Sumut, PDI P Minta Mendagri Dengar Suara Publik
Baca: BIADAB! Guru Mesum Lecehkan 5 Siswinya, Dicium dan Diraba-raba dalam Kelas
"Ada oknum yang telah memiliki sertifikat dan melaporkan ke Polda terkait pengrusakan. Kami sama sekali tidak mengenal oknum tersebut," katanya.
Sementara itu, Sutrisno Pangaribuan mengungkapkan pihaknya memfasilitasi upaya yang dilakukan kelompok tersebut.
Sutrisno menjelaskan, pihaknya akan mempertemukan Bakal Calon Gubernur Sumut, Djarot Syaiful Hidayat kepada para petani tersebut. Menurutnya persoalan agraria menjadi masalah yang kompleks dan perlu diperhatikan Sumut.
"Kami juga akan melayangkan surat ke Kapolri terkait upaya hukum yang menimpa petani ini," ujarnya.
Saksikan pemaparan Sutrisno dan perwakilan tani tersebut pada video di atas. (cr7/tribun-medan.com)