7 Peristiwa Bencana Banjir dan Longsor di Puncak Bogor Hingga Tewaskan 2 Orang

Perisitwa banjir dan longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Bogor hari ini, Senin (5/2/2018).

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Tribunnews.com/Naufal Fauzy
Petugas melakukan evakuasi longsoran tanah di jalur puncak, Senin (5/2/2018). 

Sampai sekarang diketahui akibat longsor di Puncak Bogor total korban tewas terhitung ada dua korban dan korban luka-luka berjumlah empat orang.

Sementara itu, sampai saat ini di Riung Gunung terpantau pukul 14.50 WIB, para petugas gabungan bersama TNI masih melakukan evakuasi longsor dibantu alat berat.

6. Rel Amblas

Rel lintasan kereta api jurusan Sukabumi - Bogor mengalami longsor, pada Senin (5/2/2018).

Akibat dari kejadian itu, jadwal KA Pangrango baik dari Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya dibatalkan untuk hari ini.

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan bahwa ada dua titik lintasan rel yang mengalami longsor.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/2/2018) sekitar pukul 09.22 WIB.

akibat dari kejadian itu, jadwal KA Pangrango baik dari Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya dibatalkan untuk hari ini.

"satu titik di Cijeruk dan satu titik antara stasiun Maseng dan stasiun Batu Tulis Km 20," katanya.

Akibat kejadian tersebut kereta lintas Bogor Sukabumi pun tidak bisa melintas.

Rel kereta api  Sukabumi Bogor
Rel kereta api Sukabumi Bogor (Ist)

PT KAI pun menyediakan angkutan umum gratis bagi penumpang yang sudah terlanjur naik.

"Iya kita sediakan angkutan umum untuk evakuasi penumpang yang sudah baik kereta," katanya.

Edi pun belum bisa memastikan kapan perbailan rel selesai.

Namun menurutnya pada hari ini jadwal kereta Sukabumi Bogor dan sebaliknya dibatalkan.

"Untuk perbaikan belum bisa dipastikan, tapi untuk hari ini jadwal kereta dibatalkan, PT KAI juga meminta maaf atas ketidak nyamanan ini dikarenakan ada kondisi bencana alam longsor," ujarnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com melalui sambungan telpon.

7. Tiang Listrik di Puncak Nyaris Roboh

Dua tiang listrik roboh di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor hingga saat ini masih coba dilakukan evakuasi petugas PLN, Senin (5/2/2018) siang.

Satu alat berat pun dikerahkan untuk mengevakuasi dua tiang listrik yang nyaris menutupi badan jalan di kawasan Desa Tugu Utara RT 1/ 2, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Akibat robohnya tiang listrik itu, kendaraan mobil di Jalan Raya Puncak pun tidak bisa melintas untuk sementara waktu.

Hanya kendaraan motor yang bisa melintas di kawasan tersebut.

Petugas PLN mengevakuasi tiang listrik roboh dijalur puncak, Senin (5/2/2018)
Petugas PLN mengevakuasi tiang listrik roboh dijalur puncak, Senin (5/2/2018) (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Hal itu dilakukan guna mempermudah proses evakuasi dua tiang listrik.

Ketua RW 2 Desa Tugu Utara, Idam Damami mengatakan, robohnya dua tiang listrik itu pun mengakibatlan aliran listrik di RW 2 terputus.

"Iya dari tadi pagi pas kejadian sekira pukul 08.30 WIB," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (5/2/2018).

Dia pun berharap dua tiang listrik itu bisa segera dibetulkan, sehingga aliran listrik di RW 2 kembali mengalir.

"Iya kalau ga ada listrik ya gimana, yang penting kita evakuasi aja dulu," tandasnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved