Anry Tulus Jadi Korban Drop Out Kampus USU, Begini Reaksi Presiden Mahasiswa
Kasus Drop Out yang didapat Anry Tulus mahasiswa Agroekoteknolgi USU, mendapat perhatian dari Presiden Mahasiswa Universitas Sumatera Utara.
Laporan wartawan Tribun-Medan, Frengki Marbun
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus Drop Out yang didapat Anry Tulus mahasiswa Agroekoteknolgi USU, mendapat perhatian dari Presiden Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (Presma USU).
Presiden mahasiswa USU bernama Wira Putra (22) menganggap bahwa kasus Drop Out Anry sangat memprihatinkan, apalagi USU telah dua kali melakukan banding dan semuanya ditolak pihak pengadilan.
"Dalam kasus ini seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik, tanpa diketahui oleh pihak luar. Tetapi dengan kengototan USU, beginilah jadinya USU kalah di PTUN Medan. Bahkan telah dua kali banding dan kalah juga," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa seharusnya USU harus terima kekalahan ini, dan jangan bersifat ngotot.
"USU harus terima keputusan ini, akui aja kekalahan. Dengan banding dua kali, ini membuktikan kengototan USU.Ini adalah salah satu contoh sikap keras USU terhadap mahasiswanya sendiri," tambahnya lagi.
Baca: Anry Tulus, Korban Drop Out Kampus USU Masih Berjuang Mencari Keadilan
Dalam kasus ini, SK Drop Out Rektor Universitas Sumatera Utara belum dicabut, karena proses hukum masih berlangsung dan telah berada di tahap Mahkamah Agung.
Selaku Presiden Mahasiswa USU, Wira juga mengimbau agar para adik-adik tidak takut mengeluarkan kritik terhadap kebijakan Kampus.
"Ini adalah pelajaran besar bagi USU.Supaya kedepannya, pihak USU seharusnya tidak ngotot,aku aja kesalahan. Dan untuk adik-adik jangan takut untuk mengkritisi kebijakan kampus yang tidak pro terhadap mahasiswa.Saya juga khawatir, dengan kasus DO Anry ini, adik-adik mahasiswa jadi takut bersuara," jelasnya.
Baca: Mengulik 4 Fakta Menyasar Pelaku Penyerangan Gereja Lidwina, Masih Berstatus Mahasiswa
Ketika Tribun Medan.com menanyakan tentang karakter Anry Tulus.Ia mengatakan Sosok Anry adalah pemberani dan kritis."Bang Anry Tulus adalah bersifat kritis, berani untuk melawan kebijakan kampus yang merugikan mahasiswa," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa, selama kuliah di USU, Anry tidak pernah merusak fasilitas kampus.
"Setahu saya Anry tidak pernah merusak fasilitas kampus. Ia sosok yang kritis dan berani menyuarakan suara mahasiswa," ujarnya lagi.
Wira sebagai Presiden Mahasiswa USU berpesan kepada Anry Tulus berserta orang tuanya agar tetap saling mendukung langkah yang dipilih oleh Anry.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anry-tulus-sianturi-mahasiswa-fp-usu-stambuk-2010-tribun_20170815_184743.jpg)