News Video

Mengenaskan, Perempuan Asal Medan Tewas Setelah Dikurung Bersama Anjing Rottweiler

Adelina (21) dinyatakan telah tutup usia, Minggu (11/2/2018), setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Penang.

Tribun Video
Disiksa dan Disuruh Tidur di Garasi Bersama Anjing, TKW Asal Medan Tewas di Malaysia 

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang TKW asal Indonesia, meninggal dunia di Malaysia usai diduga mengalami penyiksaan dari majikannya.

Adelina (21) dinyatakan telah tutup usia, Minggu (11/2/2018), setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Penang.

Sebelum meninggal dunia, perempuan yang dikatakan oleh warga sekitar berasal dari Medan, Sumatera Utara, itu dievakuasi polisi dari rumah majikannya, Sabtu (10/2/2018).

Seorang anggota parlemen Bukit Mertajam, Steven Sim, mengaku bahwa pihaknya mendapat laporan soal kondisi Adelina yang mengkhawatirkan dari seorang jurnalis dan warga sekitar.

Adelina didapati berkondisi tak terawat dan tubuhnya dipenuhi luka, terutama pada bagian lengan, kaki, dan wajah.

Saat majikan Adelina dihubungi, sang majikan membantah tuduhan bahwa dirinya melakukan penyiksaan atas Adelina.

Sim dan ajudannya kemudian menghubungi sebuah organisasi pembela hak buruh migran, Tenaganita, untuk menangani kasus dugaan penyiksaan Adelina.

Namun, saat pihak Tenaganita ingin menyambangi rumah majikan Adelina, TKW asal Medan tersebut sudah dibawa pergi oleh sang majikan, sehingga pihak kepolisian pun dikerahkan.

Baca: Ratusan Umat Muslim Bersihkan Gereja St Lidwina, Soekatno: Terima Kasih Masyarakat Jogja

Baca: Cerita Umat Muslim saat Ikut Bersihkan Gereja St Lidwina, Pungut Kaca hingga Lap Bercak Darah

Baca: Hotman Paris di Medan, Ia Makan di Pinggir Jalan dan Menjadi Rebutan untuk Berswafoto

Menurut warga sekitar, sebelum dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, Adeline kerap disiksa dan dimarahi oleh majikannya.

Bahkan, selama lebih dari sebulan terakhir, Adeline disuruh majikannya untuk tidur di garasi rumah, bersama seekor anjing Rottweiler peliharaan sang majikan.

"Akan dilakukan proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematian (Adelina)," demikian pernyataan Sally Alexander dari Tenaganita, Minggu.

Alexander mengatakan, saat ditemui oleh pihaknya untuk dievakuasi, Adelina didapati sangat ketakutan sampai kesulitan untuk berbicara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved