Pembunuhan Sekeluarga

Mengulik Fakta-fakta Pembantaian Sadis Sekeluarga, Mulai Pengakuan Tetangga hingga Motif Pelaku

Emah dan Efendi kerap adu mulut sampai suara mereka terdengar ke tetangga di kiri dan kanan rumah.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Warga masih berkerumun di depan rumah Ema dan Efendi di Kelurahan Priuk, Kota Tangerang, Banten, Senin (12/2/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA) 

Baca: Aktris Rupawan Malah Semakin Sering Umbar Keseksian Pakai Bikini di Jagat Medsos Jelang Nikah

Baca: Habiskan Waktu 30 Menit Bermain Handphone di Kamar Mandi, Seorang Pria Harus Alami Hal Mengerikan

Baca: Fadli Zon Kritik Keras Presiden Jokowi: Kata-katanya Semakin Tidak Bisa Dipegang

Sosok Muchtar Efendi

Efendi hadir dalam rumah tangga Emah sebagai suami ketiga.

Pria berusia 60 tahun itu baru setahun menikahi Emah yang sebelumnya sudah menikah dua kali.

Dari suami pertamanya, Emah dikaruani seorang putri bernama Nova (23).

Sedangkan dari suami kedua, menurut informasi yang beredar di antara warga adalah seorang sopir angkutan kota.

Tiara (13), adalah putri Emah dari suami kedua.

"Mereka baru menikah setahun. Itu (Efendi, red) suami ketiga korban. Korban pernah bercerai dua kali," beber Yati, tetangga korban.

Baca: Ngaku Biseksual, Gadis Cantik Dibully hingga Akhiri Hidupnya Sendiri

Baca: Putri Ahok Turut Serta Fifi Lety kala Memergoki Veronika dan JT di Tempat yang Sama

Baca: Pernah Bersama di Indonesian Idol, Firman Siagian Beberkan Sifat Asli Judika

Baca: Bikin Kaget, Simak Pengakuan Karyawan Julianto Tio tentang Perilakunya

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved