Mayjen Ibnu Triwidodo Pangdam Baru Bukit Barisan, Mayjen Cucu Sumantri Jadi Staf Khusus KSAD

Hadi memutasi dan memberhentikan sejumlah 33 Perwira Menengah dan Perwira Tinggi dimutasi

Tayang:
Penulis: Tulus IT | Editor: AbdiTumanggor
Kolase
Mayjen TNI Ibnu Triwidodo dan Mayjen TNI Cucu Sumantri. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Nanda F Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerbitkan Keputusan Nomor Kep/231/III/2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Dari 33 prajurit itu, satu di antaranya merupakan Mayjen TNI Cucu Sumantri.

Cucu yang kini menjabat Pangdam I/Bukit Barisan, dimutasi jadi Staf Khusus KSAD.

Cucu diganti Mayjen TNI Ibnu Triwidodo, tenaga pengajar pada Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas).

Mutasi Pangdam dilakukan sekitar tiga bulan, tepatnya 90 hari jelang pemungutan suara Pilgub Sumut 2018-2023, yang diselenggarakan pada 27 Juni 2018.

Cucu Sumantri merupakan perwira TNI AD yang tak asing di Sumut.

Jauh hari sebelum menjadi Pangdam I/BB, Cucu pernah menjabat Kasi Intel Korem 023/Kawal Samudera, Danyonif 125/Simbisa Brigif 7/Rimba Raya, Dandim 0204/Deli Serdang, Kabinda (BIN) Sumut dan Kasdam I/Bukit Barisan (tahun 2014).

Saat Cucu menjabat Kasdam, Kodam I/Bukit Barisan dipimpin Edy Rahmayadi yang saat ini jadi bakal calon gubernur Sumatera Utara.

Edy berpangkat Mayor Jenderal pada saat itu. Sedangkan Cucu berpangkat Brigadir Jenderal.

Keduanya juga pernah menjabat di jajaran elite TNI, Kostrad. Saat Edy menjadi Pangkostrad, Cucu merupakan Kepala Staf Kostrad pada 2016 lalu.

Cucu Sumantri lahir di Bandung, Jawa Barat, 5 November 1961. Cucu merupakan lulusan Akmil tahun 1984.

Cucu genap setahun bertugas dan menjabat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan. Ia menggantikan Mayjen TNI Lodewyk Pusung.

Serah-terima jabatan bertempat di Lapangan Makodam I/Bukit Barisan, Kamis (9/3/2017) siang, apel luar biasa dalam rangka sertijab Pangdam.

Adapun Mayjen TNI Ibnu Triwidodo saat ini tenaga Pengajar Bidang Kewaspadaan Nasional Lemhannas (sejak 2016). Perwira tinggi TNI ini kelahiran Bantul, Yogyakarta, pada 9 November 1961.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved