Luhut Geram dan Ancam Beber Borok Amien Rais: Saya Tahu Track Record-mu Kok!
"Jangan asal kritik aja. Saya tahu track record-mu kok. Background saya spion juga," kata Luhut.
Baca: Anniesa Hasibuan Gunakan Uang Jemaah untuk New York Fashion Week
Baca: Foto Pintu Mobil Ringsek Nike Ardilla 23 Tahun Lalu Kembali Viral, Fans Pilu Bayangkan Kematiannya
Baca: Golkar Memanas, Mahyudin Melawan, tak Mau Diganti Titiek Soeharto sebagai Wakil Ketua MPR
"Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosa mu banyak juga kok. Udah lah, diam aja lah. Jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu, memang kamu siapa?" tambah dia.
Sebelumnya Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais kembali mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Seperti dilansir detik.com, Amien menyebut program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan Jokowi merupakan suatu pembohongan.
"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" kata Amien saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Bandung Informal Meeting' yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (18/3/2018).
Baca: Mengharukan Surat Bulan ke Jokowi, Hingga Dibalas Oleh Anak Bernama Aldo, Begini Suratnya!
Baca: Putin Menang Pilpres Rusia, Tajirnya Selangit, Mendekati Kekayaan Bos Facebook Zuckerberg
Baca: Walau Diperiksa 8 Jam, JR Saragih Tidak Ditahan! Kembali Menangis saat Pamit ke Pendukungnya
Amien juga berbicara soal PKI yang belum lama ini sempat disinggung Jokowi. Dia menyebut ada unsur pembangkitan PKI dalam pemerintahan Jokowi.
"Pemimpin (Jokowi) mengatakan tahun 1965 baru 4 tahun mana ada PKI balita. Memang enggak ada, tapi kenapa rezim ini memberikan angin membangkitkan PKI," katanya.
Amien mengatakan saat ini merupakan zaman antara ucapan dan kenyataan tidak sejalan. Sehingga dia menilai warga cenderung ditipu oleh pemerintah.
"Kita mengalami satu zaman antara omongan dan kenyataan jaraknya makin jauh. Kita sedang hidup di mana ada penipuan, pengalihan fokus dan pembodohan yang melakukan kadang-kadang dari yang tinggi," kata dia.
Sederet tokoh pun merapatkan barisan dan membela sang presiden, mulai dari Rustam Ibrahim, Muhamad Guntur Romli, politisi, advokat, hingga klarifikasi dari Istana, seperti berikut ini.
Syarman (advokat)
Syarman mengatakan jika Amien Rais seharusnya berbicara dengan data kepada publik, dan tidak memiftnah presiden tanpa bukti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menteri-koordinator-bidang-kemaritiman-luhut-binsar-pandjaitan_20180214_211729.jpg)