Kolonel Hanafie Meninggal, 2 Sosok Juniornya yang Lolos dari Maut saat Sukhoi Terbakar di Langit

Akibat kejadian tersebut, pilot pesawat Kolonel (pnb) MJ Hanafie meninggal dunia dan Bandara Tunggul Wulung ditutup untuk sementara waktu.

Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
Kolonel Pnb MJ Hanafie 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sebuah pesawat latih tipe Super Decathlon 8KCAB dengan nomor registrasi PK-RTZ, terjatuh di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (20/3/2018) sore.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Baitul Ihwan, pesawat milik sekolah penerbangan Ganesha itu jatuh saat melakukan latihan untuk persiapan wisuda.

"Pesawat aerobatik melakukan latihan untuk persiapan wisuda penerbang Flying School Genesha," ungkap Baitul melalui pesan instan WhatsApp, Selasa (20/3/2018).

Setelah melakukan satu kali atraksi berputar pesawat tidak bisa kembali ke posisi semula sehingga menabrak pesawat latih lain yang sedang terparkir.

"Ketika melakukan manuver akrobatik berputar dengan hidung pesawat dibawah, terlihat tidak dapat melakukan recover kembali sehingga menabrak pesawat latih yang terparkir di apron dan pintu hanggar," kata Baitul.

Akibat kejadian tersebut, pilot pesawat Kolonel (pnb) MJ Hanafie meninggal dunia dan Bandara Tunggul Wulung ditutup untuk sementara waktu.

Kolonel Hanafie merupakan Pria kelahiran Malang (Jawa Timur) pada 23 Juli 1969.

Ia tercatat sebagai Lulusan Ikatan Dinas Pendek (IDP) TNI AU angkatan tahun 1991.

Pada 16 Januari 1991, Kolonel Hanafie bertugas di Skuadron 15 Madiun sebagai penerbang dengan pangkat Letnan Dua (Letda) hingga tahun 1996.

Lalu setelah Naik pangkat Sebagai Letnan Satu (Lettu) pada 1996, Sudah berbagai pesawat tempur dari Hawk 53,F 5 Tiger dan terakhir F 16.

Kemudian pangkat Kapten diraih pada tahun 2000, lalu Sekolah Sekkau tahun 2001, Pada Tahun 2005 pangkat Mayor berhasil diraihnya dan Sesko AU tahun 2007.

Kolonel (Pnb) Hanafie, saat usia 34 tahuan sebagai pilot F-16 sudah mengantongi 1.781,50 jam terbang.

Dan saat pangkat Kapten Hanafie ditugaskan untuk ke Rusia dalam Misi untuk belajar Pilot Sukhoi yang dipesan Pemerintah Indonesia.

Ketika berpangkat Letkol, Hanafie tercatat sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Tanjungpinang yang ke-22.

Letkol (Pnb) MJ Hanafie mempunyai 4 Visi dalam menjalankan tugas sebagai Komandan Pangkalan TNI AU Tanjungpinang yaitu: profesional, disiplin, kebersihan, dan kesejahteraan untuk anggota.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved