Mengejutkan Reaksi Mahfud MD atas Pernyataan Prabowo yang Sebut Indonesia Bubar 2030
Pantauan TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Jumat (23/3/2018).
Meski demikian, menurut Kalla ramalan tersebut bisa saja terjadi. Jika persatuan dan kesatuan Indonesia tak dijaga.
"Apabila kita tidak betul-betul menjaga persatuan bisa saja terjadi seperti di Balkan, di Rusia, Uni Soviet. Itu sering terjadi, perpecahan," ungkap Kalla.
Apalagi, kata dia, sudah banyak contoh di luar negeri terjadi perpecahan dan perang antar saudara dalam suatu negara.
"Karena hal itu (perpecahan) terjadi di banyak negara dan alhamdullilah kita enggak," terang dia.
Karenanya Kalla mengingatkan segenap warga bangsa untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Karena itulah saya beri peringatan untuk tetap bersatu dan menjaga persatuan," tegas Kalla.
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang menampik pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto terkait prediksinya bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030. Menurut Oesman, Indonesia tak akan pernah bubar sampai kapan pun.
"Enggak. Mana mungkin Indonesia bisa bubar. Sampai kiamat Indonesia enggak bubar," kata Oesman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).
Ia meyakini Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan tidak bisa dibubarkan lantaran memiliki semangat persatuan yang kuat.
Oesman pun meminta semua pihak menjaga ucapannya, apalagi terkait keberlangsungan dan eksistensi Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan.
"Saya enggak mau campuri urusan Prabowo, tapi bahwa Indonesia enggak bisa bubar. Itu ya. NKRI enggak bisa bubar. Agar semua jaga mulut baik-baik ya. Siapa saja orangnya. Kenapa? Mulutmu harimaumu," kata Oesman lagi.
Seperti yang diketahui pihak Istana telah menanggapi pidato Prabowo tersebut. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mempertanyakan dasar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Indonesia terancam bubar pada 2030.
"Kalau Pak Prabowo menyatakan 2030 Indonesia bubar itu dasarnya apa? Itu perlu ditanya juga, kan, harus ada kajian ilmiah, analisis," kata Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).
Yang pasti, lanjut Johan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat ini justru ingin menjadikan Indonesia menjadi negara maju. Bahkan, pemerintah sudah mencanangkan program Indonesia Emas pada 2045.
Johan mengatakan, saat ini sudah ada sejumlah indikator yang menjadikan Indonesia menjadi lebih baik. Dari sisi peringkat kemudahan berinvestasi, misalnya, Indonesia naik ke peringkat kedua setelah Filipina.
.(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mahfud-md_20180128_090323.jpg)