Mata Demonstran Lebam dan Bajunya Robek, Kapolsek Medan Baru: Sudah Sesuai Prosedur
Puluhan mahasiswa menuntut agar harga BBM jenis Pertalite tidak dinaikkan, revisi UU MD3, dan penjualan aset dalam negeri ke pihak luar.
Laporan wartawan Tribun Medan, Frengki Marbun
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Puluhan Aliansi Mahasiswa Medan Kota melakukan aksi demonstrasi di Depan Kantor DPRD Sumatera Utara.
Aksi ini terdiri dari tiga Universitas di Medan ini yaitu, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Budi Darma, dan Universitas Muslim Nusantara (UMN).
Aksi mahasiswa berjumlah puluhan tersebut awalnya berjalan tertib. Demonstrasi aliansi mahasiswa Medan Kota tersebut dimulai sekitar pukul 12.00 WIB di depan gerbang Kantor DPRD Sumatera Utara.
Puluhan mahasiswa menuntut agar harga BBM jenis Pertalite tidak dinaikkan, revisi UU MD3, dan penjualan aset dalam negeri ke pihak luar.
Sekitar pukul 13.00 WIB, mahasiswa dipersilahkan masuk ke halaman Kantor DPRD Sumatera Utara untuk melaksanakan ibadah salat.
Baca: Detik-detik Demo Mahasiswa di DPRD Sumut Ricuh, Pelipis Lebam hingga Baju Mahasiswa Koyak
Tak selesai sampai di situ, para mahasiswa kembali melakukan aksi demonstrasi di depan pintu Kantor DPRD Sumatera.
"Anggota dewan tidak berguna, anggota dewan pengecut. Kami kecewa karena hanya dua anggota dewan saja yang ada di sini, yang lainnya ke mana," ujar para demonstran, di halaman Kantor DPRD, Kamis. (29/3/2018).
Merasa kecewa atas sikap anggota dewan, para mahasiswa pun ingin membakar ban di depan pintu masuk kantor DPRD Sumut.
Melihat aksi tersebut, sentak kepolisian pun mengambil tindakan preventif untuk mencegah pembakaran tersebut.
Dari insiden tersebut, para mahasiswa bersitegang dengan kepolisian dan sempat terjadi dorong-dorongan hingga salah satu mahasiswa bernama Panca dari Universitas Islam Sumatera Utara mengalami luka di bagian mata pelipis kiri.
Baca: Mahasiswa Kena Pukul, Dorong-dorongan dengan Aparat, Demo di DPRD Sumut Bubar
Panca pun sempat mengatakan kepada Tribun Medan bahwa ia dipukul oleh polisi anggota Sabhara.
"Saya dipukul, baju saya robek ini. Itu anggota polisi sabhara," ucap Panca dengan baju yang robek dan dengan mata yang bengkak di bagian pelipis kiri, Kamis (29/3/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/demo-panca-anugrah_20180329_161147.jpg)