Sir Essential, Pomade Lokal yang Awalnya Dititip di Barbershop
Sejalan dengan kebutuhan itu, kini mulai marak tren penggunaan minyak rambut di kalangan pria remaja dan dewasa.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Rambut adalah mahkota, bukan hanya wanita, banyak kaum pria mendambakan memiliki rambut yang terlihat rapi, sehingga menambah pesona penampilan. Sejalan dengan kebutuhan itu, kini mulai marak tren penggunaan minyak rambut di kalangan pria remaja dan dewasa.
Minyak rambut yang sedang popular di Indonesia yaitu pomade. Pomade adalah minyak rambut berbentuk gel yang bisa membuat rambut terlihat mengilap, licin dan klimis. Fenomena tren pomade itu ditangkap sejumlah pelaku usaha sebagai peluang bisnis.
Direktur Sir Essential, Andrew mengatakan Sir Essential ini produk yang lebih fokus ke minyak rambut pomade yang dapat membuat rambut lebih rapi dan tahan lama. Sir Essential dengan lima varian yaitu tiga water based, satu clay, satu hairmud.
“Jadi kalau water based itu untuk tipe rambut yang finishingnya kelihatan basah contoh untuk tipe rambut klimis. Kalau hairmud dan clay itu untuk tipe rambut yang finishingnya kering seperti rambut spike,”tuturnya.
Laki-laki berkacamata ini menambahkan untuk satu water based dibanderol Rp 170 ribu, clay Rp 170 ribu juga dan hairmud Rp 180 ribu.
Baca: Kasus Penipuan Umrah, Polda Sumut Sudah Periksa Dua Staf Abu Tour
Baca: Segini Rincian Panjang Jalan Yang Bisa Ditangani PUPR Deliserdang Tahun 2018
Ketika ditanya Tribun Medan mengenai kelebihan Sir Essential dengan pomade lainnya, ia menjawab, “Sir Essential, pomade yang menggunakan bahan berkualitas, Pomade ini menggunakan vitamin rambut dengan aroma masculine parfume sehingga cocok untuk laki-laki yang berselera tinggi,”ucapnya dengan tersenyum kecil.
Awalnya produk Sir Essential pertama sekali digunakan oleh barber Sir Salon. Kini, pelanggan tetap pomade Sir Essential tersebar di kota-kota besar Indonesia, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya Pontianak, Bali, Batam, Surabaya, Aceh dan Makasar.
“Dalam pemasaran awalnya dilakukan titip jual di barbershop-barbershop Medan, seiring berjalannya waktu kini sudah banyak pelanggan tetap di barbershop dan online shop memakai Sir Essential,”ucapnya.
Lulusan Jinan University Guangzhou ini mengaku kendala dalam berbisnis yang paling susah adalah branding, “soalnya untuk nama Sir Essential ini kita baru dikenal orang dalam tiga tahun sebelumnya. Sedangkan kalau minyak rambut itu kan orang lebih tahu ke Gatsby namun sekarang kalau di kota Medan nama Sir Essensial ini sudah cukup kuat di kalangan pria-pria,”ungkapnya.
Ia menambahkan branding itu sebenarnya lebih mengenalkan lagi kepada masyarakat, lebih dari marketing. Cara ampuh untuk memasarkan produknya adalah membuat posting instagram, promo, dan endorse.
Laki-laki kelahiran, 26 Nov 1994 ini mengatakan bahwa dalam mengelola perusahan Sir Essensial, orangtuanya agak ragu padanya, bisa jalan enggak perusahaan ini, karena hal ini baru tren barbershop, namun melihat perkembangan pesat dari Sir Essensial, kini orangtua Andrew mendukung usaha ini.
Baca: Segini Rincian Panjang Jalan Yang Bisa Ditangani PUPR Deliserdang Tahun 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/direktur-sir-essential-andrew_20180403_185842.jpg)