Pilgub Sumut

Edy Rahmayadi, Anak Pedagang Kue yang Tak Rela Melihat Kemiskinan

"Begitu saya rasakan hidup miskin. Untuk itu, saya tidak mau saudara-saudara saya miskin.

Penulis: Tulus IT | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Nanda F Batubara
Calon Gubernur Sumut 2018-2023 Edy Rahmayadi saat bekunjung ke Sigambal, Labuhanbatu, Rabu (11/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU - Siapa yang tak kenal Edy Rahmayadi. Selain mantan Pangkostrad, Edy saat ini juga menjabat Ketua Umum PSSI.

Namun, di balik kesuksesan yang diraihnya kini, banyak yang belum tahu sisi lain dari perjalanan hidup suami Nawal Lubis tersebut.

Semasa mudanya, Edy dikenal sebagai anak pedagang kue.

Selapas salat subuh, Edy kecil punya tugas mengantar kue ke tempat dagangan ibunya.

Hal ini diungkapkan Edy saat bertatap muka dengan warga Sigambal, Labuhanbatu, Rabu (11/4/2018).

Baca: Bertemu Edy Rahmayadi, Warga Sigambal: Orangnya Ramah, Santun dan Memperhatikan Masyarakat

Baca: Pedagang Pasar V Mengeluh, Sudah Bayar Uang Bulanan ke Aparat Kelurahan tapi Digusur

"Ibu saya tukang buat kue. Selesai salat subuh, saya harus antar kue itu ke tempat jualan," kata Edy.

Dengan pengalaman ini, Edy paham betul hidup dalam kesusahan. Hal ini membuatnya kerap merasa iba melihat masyarakat yang kini masih hidup di garis kemiskinan.

"Begitu saya rasakan hidup miskin. Untuk itu, saya tidak mau saudara-saudara saya miskin. Karena saya rasakan itu hidup miskin. Akidah kita juga tidak membenarkan umat miskin. Mari bersama-sama kita lakukan, kita perbuat, untuk menyelesaikan kemiskinan ini," kata Edy.

Keresahan Edy terhadap kemiskinan kian memuncak tatkala melihat masih ada masyarakat yang harus makan kelatak (buah pohon karet). 

"70 tahun lebih kita sudah merdeka, tapi masih ada rakyat yang masih makan kelatak. Ini kita dijajah siapa?" pungkasnya. (nan/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved