Polisi Dianiaya
Bripka Eric Nyebur ke Sungai Hindari Keberingasan Warga Kampung Kubur
"Eric langsung lari ke sungai untuk menyelamatkan diri. Saat itu juga, senpi Eric sempat hilang
Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bripka Eric Tambunan, yang jadi korban pengeroyokan di Kampung Sejahtera (Kampung Kubur), sempat sembunyi ke dalam Sungai Babura, mengantisipasi keberingasan warga.
"Dia (ET) langsung lari ke sungai pascadipukul oleh Ay dkk nya untuk menyelamatkan diri,"kata Kasubdit III Jahtanras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak , Minggu (15/4/2018).
Ia mengatakan, awalnya kedatangan Bripka Eric ke Kampung Sejahtera atas panggilan teman pacarnya yang meminta tolong.
Eric langsung ke Kampung Sejahtera. Setibanya di sana, entah apa persoalan sebenarnya, polisi itu langsung dianiaya sama Ay dkk nya. "Eric langsung lari ke sungai untuk menyelamatkan diri. Saat itu juga, senpi Eric sempat hilang dan personel dari DitKrimum dan Polsek Medan Baru langsung mencari keberadaan senpi milik ET. Dan sekarang sudah ketemu senpinya,"kata Maringan.
Baca: Tim Polda Sumut dan Polrestabes Medan Buru Pengeroyok Bripka Eric
Baca: Begini Kondisi Polisi yang Dikeroyok di Kampung Kubur, Senjata Api Sempat Hilang
Maringan minta bantuan doa, agar jajarannya bisa secepatnya menangkap Ay dkk nya, yang sudah melakukan penganiayaan kepada Bripka Eric.
Bripka Eric sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Materna, setelah mengalami luka-luka di kepala, telinga, kaki dan tangan. Kini Eric dirawat di RS Bhayangkara Polda Sumut.
Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha mengatakan bahwa saat ini tim Jatanras terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang telah menganiaya polisi yang bertugas di bagian Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut itu.(Akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bripka-eric_20180415_121117.jpg)