Mengenal KIMA, Pernah Dimasak 2 Presenter Cantik Saat Syuting Petualangan, Menuai Kecaman Publik

Terlihat dari cuplikan video, para petualangnya sedang mengupas hewan air langka yang dilindungi yakni Kerang Kima Raksasa

ist
kima 

Foto Bob Lahi.

TRIBUNMEDAN.com - Dalam program acara 'Para Petualang Cantik' yang disiarkan oleh stasiun televisi Trans 7 baru saja menuai kecaman publik.

Dalam cuplikan video yang diunggah akun Twitter Trans 7 memperlihatkan sedang syuting di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Terlihat dari cuplikan video, para petualangnya sedang mengupas hewan air langka yang dilindungi yakni Kerang Kima Raksasa.

Sementara itu di indonesia kima raksasa merupakan spesies dilindungi sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 Tentang : Pengawetan Jenis Tumbuhan Dan Satwa.

Screenshoot dua wanita di program Para Petualang Cantik sedang mengupas kima
Screenshoot dua wanita di program Para Petualang Cantik sedang mengupas kima (Twitter/Trans 7)

Tak ayal, cuplikan video yang menampilkan episode Para Petualang Cantik sedang mengupas kerang kima dan mengambil dagingnya tersebut menuai kecaman netizen.

Sebuah akun Twitter yang konsen dalam konservasi hewan laut Yayasan Mattirotasi juga memberikan tanggapannya.

Mereka menilai mengambil Kima bukan suatu tontonan yang bijak.

@mattirofish: "Ada Cara Bijak Untuk Mengenal tanpa harus Mengambil Kima."

Bahkan akun Ditjen Pengelolaan Ruang Laut @DitjenPRL menandai akun Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tuk menindak tayangan tersebut.

@DitjenPRL: "Berputualang boleh saja, tapi kalau konsumsi biota laut yg dilindungi #kima. lain urusannya. tlg @KPI_Pusat beri tindakan tegas @TRANS7. kami siap berdiskusi @kkpgoid @satyamurti @nrg07 @susipudjiastuti"

Belajar dari kejadian di atas, maka dari itu Tribunkaltim.co akan mengulas tentang kerang raksasa Kima yang telah dilansir dari berbagai sumber.

Kima, si Kerang Langka

Kerang raksasa itu bernama Kima (Tridacna). Orang barat menyebutnya giant clam.

Kima bernapas dengan menggunakan insang, kima memiliki alat gerak berupa kaki perut yang dimodifikasi untuk menggali pasir atau dasar perairan.

Beberapa jenis kima ada yang melekatkan diri pada berbatuan dengan organ yang disebut byssus.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved