4 Pembeda Utama Orang Kaya dan Kelas Menengah, terungkap Kedermawanan juga Menentukan!
"Miliuner mengatasi rasa takut dengan pengetahuan. Miliuner membekali diri dengan pengetahuan sebelum mengambil risiko."
Menurut Smith, tidak semua orang kaya memiliki sifat murah hati. Tapi, mereka yang berbahagia selalu memiliki sifat tersebut.
4. Miliyuner menumbuhkan banyak sumber pendapatan
Semakin banyak sumber penghasilan yang kalian miliki, semakin besar potensi yang kalian miliki untuk memperoleh gaji besar.
Smith memberikan contoh seorang nelayan yang menjaring ikan dengan lima nelayan yang menangkap ikan bersama.
Siapa yang akan mendapatkan lebih banyak ikan?
Tapi, mengembangkan banyak aliran pendapatan berarti melepaskan pola pikir yang sering kali menjadi penghalang bagi kelas menengah.
"Ide bahwa kalian harus melakukan semuanya sendiri, hanya menempatkan batasan ekstrim pada potensi keuangan kalian," kata Smith.
Menurut dia, orang kaya memiliki keyakinan yang berbeda. Mereka percaya mampu menemukan seseorang yang dapat melakukannya tidak hanya sebaik yang mereka bisa, tetapi bahkan lebih baik.
Menciptakan sumber penghasilan pasif, bagi Smith, sangat penting untuk membangun kekayaan.
Ini berarti, kita harus mencoba berusaha membangun sumber pendapatan terlebih dahulu, lalu membiarkan orang yang lebih berkualitas untuk bertanggung jawab.
Cara ini membuat mereka dapat melanjutkan ke proyek yang mampu menghasilkan sumber pendapatan selanjutnya.
Jangan mencoba untuk bertanggung jawab atas segala sesuatu -yang hanya menimbulkan rasa lelah.
Miliuner fokus pada aspek gambaran besar dari suatu proyek tanpa terperangkap dalam rinciannya.
Inilah yang membedakan para miliuner dengan kelas menengah.
"Kelas menengah percaya bahwa jika kalian mencoba membangun banyak sumber pendapatan, hanya akan memberatkan diri sendiri," paparnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Hal Utama yang Bedakan Orang Kaya dan Orang "Kelas Menengah"
Penulis : Ariska Puspita Anggraini