Rustam Ibrahim Sebut 2 Sosok yang Layak Berdebat dengan Sri Mulyani, Bukan Rizal Ramli
Satu pihak berbicara ekonomi makro sesuai rasionalitas. Yang lainnya berbicara metafora politik.
Baca: Mengejutkan, Guru Besar Universitas Indonesia Angkat Bicara soal Gelar Akademisi Rocky Gerung
Baca: Putri Gus Dur Sebut Wasekjen Demokrat Menyesatkan usai Bilang Rocky Gerung Ghost Writer
Baca: Unggah Foto dengan Baju Sporty, Bentuk Tubuh Nia Ramadhani Bikin Terkesima
Diberitakan sebelumnya, Mantan Menteri Keuangan sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keungan dan Perindustrian (Menko Perekonomian) Rizal Ramli meminta diaturkan jadwal untuk berdebat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Pernyataan Rizal Ramli tersebut terlontar kala menanggapi omongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal utang negara.
Rizal Ramli mengaku jika debat tersebut bisa membuat ketahuan siapa yang manipulatif dan bagian dari masalah.
@RamliRizal: Wah ini asyik — tolong diatur debat terbuka RR vs SMI di TV -
akan ketahuan siapa yg manipulatif, dan merupakan bagian dari masalah.
Diketahui, Jokowi memberikan tanggapan soal utang negara, dalam cara Mata Najwa pada Rabu (25/4/2018).
Pada akhir 2017 utang Indonesia tercatat berada pada kisaran Rp 4.000 triliun.
Utang yang terus menumpuk ini dinilai tidak sejalan dengan laju ekonomi nasional.
INDEF bahkan mengungkapkan kekhwatirannya akan kemampuan pemerintah dalam membayar utang luar negeri.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi mengaku jika kenyataannya, kepercayaan internasional kepada Indonesia semakin meningkat.
Jokowi lantas mempersilahkan orang-orang yang mengerti ekonomi untuk berdebat dengan Sri Mulyani.
"Ya kalau gini, kalau orang berbicara dnegan angka-angka dengan basis data itu bagus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rizal-ramli-rustam-dan-sri-mulyani_20180427_083836.jpg)