Bom Gereja di Surabaya
Menggetarkan Hati! Ini Pesan Uskup Agung Medan kepada Warga
Atas peristiwa tersebut mengundang kesedihan yang sangat mendalam bagi keluarga korban dan rakyat Indonesia.
Laporan wartawan Tribun Medan / Frengki Marbun
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -
Peristiwa bom tiga gereja dan Mapolrestabes dan Rusunawa, Sidoarjo, Surabaya, menggetarkan hati seluruh Rakyat Indonesia. Atas peristiwa tersebut mengundang kesedihan yang sangat mendalam bagi keluarga korban dan rakyat Indonesia.
Di sela-sela pertemuan ramah tamah tentang penanggulangan terorisme di Uskup Catholic Center, Jalan Bantam, Pringgan, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Uskup Agung Medan, Mgr. Anicetus Bongsu Antonius Sinaga, O.F.M, Cap, mengatakan peristiwa bom yang ada di Surabaya sangat menggetarkan hatinya dan meminta agar warga Medan jangan Taku terhadap ancaman tersebut.
"Ini sangat menggetarkan hati. Untuk warga Medan jangan takut, karena kalau kita takut, teroris itu akan bangga, karena merasa mereka sudah berhasil menakuti kita. Ada aparat yang siap melindungi kita," ucapnya di Gedung Catholic Center, Selasa (15/5/201), Medan.
Uskup Agung Anicetus juga menyampaikan agar jangan terprovokasi terhadap berita yang ada di sosial media, karena banyak ujaran kebencian yang bisa memprovokasi umat.
"Di sosial media jangan sampai termakan provokasi, atau racun ujaran kebencian. Kalau kita terpancing, kita terpecah belah, kita harus bersatu, semua agama, semua suku, semua etnis dan segalanya, jangan terpecah belah," ucapnya lagi.
Terkait tiga gereja yang dibom di Surabaya, Uskup Agun Anicetus mengutarakan bahwa hal tersebut jangan menjadi hambatan untuk beribadah.
"Jangan takut beribadah ke Gereja, kalau kamu takut, berarti iman mu masih lembek. Serahkan semua kepada Tuhan. Juga dengan agama lain, jangan takut, beribadah" serunya.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/uskup-agung_20180515_220018.jpg)