TOPIK
Bom Gereja di Surabaya
-
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, pada ledakan pertama Anton mengalami luka parah namun masih hidup.
-
Ketua SOKSI Kota Medan, Sunardi Ali menyampaikan duka cita mendalam terhadap keluarga korban.
-
Atas peristiwa tersebut mengundang kesedihan yang sangat mendalam bagi keluarga korban dan rakyat Indonesia.
-
Kepada keluarga Aloysius Bayu Rendra Wardhana, Djarot menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang terjadi.
-
Djarot menyampaikan bahwa apa yang dilakukan para teroris tersebut adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak manusiawi
-
Menurut Djarot bila ingin berjihad maka jihadlah melawan kemiskinan, kebodohan, korupsi dan narkoba.
-
Romo menjelaskan bahwa ada kelalaian dalam penanganan terorisme di Indonesia.Penjagaan rumah ibadah seharusnya untuk memberikan rasa aman
-
Hingga kini awak media tak bisa mendekat ke lokasi kejadian, termasuk mewawancarai Kapolri terkait aksi teror ini.
-
"Satu keluarga ditangkap oleh (pemerintah) Turki dan kemudian dideportasi ke Indonesia," ujar Kapolri.
-
Beredar informasi ada pengemudi mobil Avanza melempar empat buah tas diduga bahan peledak ke arah gereja tersebut.
-
Kejadian ini membuat banyak orang mendukung tindak tegas terhadap berbagai bentuk terorisme.
-
Sebut bom Surabaya rekayasa, warganet ini ditangkap polisi. AKP Denni Gumilar membenarkan telah mengamankan FSA.
-
Kapolda Jawa Timur Irjen pol Mahfud Arifin menyatakan bahwa yang meninggal dunia di lokasi ledakan Rusun
-
Rumah tersebut adalah milik keluarga Dita Supriyanto, para pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).
-
Mahfud MD memberikan tanggapan terkait isu-isu yang beredar pasca kejadian terorisme yang melanda tanah air.
-
Pelaku bom bunuh diri pada tiga gereja berbeda di Surabaya, adalah satu keluarga. Mereka terdiri atas ayah, ibu, dan empat anak
-
organisasi kepemudaan dan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Medan menggelar aksi solidaritas
-
ratusan orang yang hadir mengikuti aksi 2.000 lilin melawan terorisme di lapangan merdeka Medan.
-
Korban ledakan bom pada tiga gereja berbeda di Surabaya, Minggu (13/5/2018) bertambah menjadi 14 orang.
-
Terjadi ledakan di Rusunawa Sepanjang, Sidoarjo malam ini, Minggu (13/5/2018) sekitar pukul 21.15 WIB.
-
Nathan menyusul abangnya Vincencius Evan (11), yang sudah lebih dulu menghadap Yang Maha Kuasa.
-
pada aksi tersebut dipadu dengan penyampaian pernyataan sikap bahwa masyarakat Tapanuli Utara.
-
Aliansi mahasiswa Medan Kota menggelar doa bersama dan menghidupkan lilin.
-
"Enggak ada Islam yang jahat seperti itu. Itu bukan budaya kita. Islam di Indonesia, Islam yang damai. Yang cinta," kata dia.
-
ketika menghadapi kekerasan, bukan memakai kebencian, melainkan dengan semangat rekonsiliasi dan persaudaraan
-
Pelaku pengemboman di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur diduga kuat berasal dari satu keluarga.
-
Bahkan usai kejadian, pihak kepolisian menemukan kepala dari pelaku pengeboman tercecer di atas genteng.
-
Anggota DPD RI asal Sumut Dedi Iskandar Batubara menuding adanya pihak-pihak yang terusik dengan kedamaian di Indonesia
-
Komnas Perlindungan Anak mendukung penuh Kepolisian Republik Indonesia mengusut tuntas.
-
Kapolsek sejajaran Polrestabes Medan untuk bekerjasama dengan semua pihak, terutama TNI.