Bom Gereja di Surabaya

Pelaku Teror di Surabaya Ternyata Anak dari Pengusaha dan Orang Terpandang

Hingga kini awak media tak bisa mendekat ke lokasi kejadian, termasuk mewawancarai Kapolri terkait aksi teror ini.

ist
Keluarga pelaku bom bunuh diri di 3 gereja Surabaya 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengunjungi lokasi ledakan di Mapolrestabes Surabaya.

Bom bunuh diri meledak di pos jaga markas polisi tersebut sekitar pukul 08.50 WIB.

Hingga kini awak media tak bisa mendekat ke lokasi kejadian, termasuk mewawancarai Kapolri terkait aksi teror ini.

Dari rekaman CCTV, ledakan berasal dari pengedara sepeda motor.

Simak video kedatangan Kapolri ke Mapolrestabes Surabaya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Baca: Rekaman CCTV Ledakan di Mapolrestabes Surabaya, Beberapa Personel Polisi Bergeletakan

Baca: Rekaman CCTV saat Ledakan Gereja di Surabaya, Puing-puing Bangunan Langsung Berserakan

Ledakan di Mapolrestabes diduga merupakan aksi lanjutan dari teror yang  terjadi pada tiga Gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Dilansir dari Tribun Jatim, satu di antara pelaku berasal dari Bayuwang. Dia adalah Puji Kuswati (43).

Puji adalah pelaku yang meledakkan diri bersama dua anaknya di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Diponegoro, Surabaya.

Orangtua Puji, yakni ‎pasangan H Koesni dan Hj Minarti Isfin merupakan orang terpandang di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Mereka adalah pengusaha jamu tradisional.

Saat kepala desa Tembokrejo, Sumarto, beserta jajaran mengunjungi rumah keluarga Puji, kedua orangtuanya menutup diri.

Hanya perwakilan dari pihak keluarga, Rusiono, yang mendampingi perangkat desa.

"Kami sangat terpukul mengetahui kabar ini," ujar Rusiono, perwakilan keluarga, kepada wartawan, Senin (14/5/2018).

Rekaman CCTV Ledakan di Gereja;

Menurut Rusiono, pihak keluarga sangat shock mendengar kabar ini. Keluarga tidak menduga Puji beserta anak-anaknya harus berakhir seperti ini.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved