Wow. . Pejabat Ini Garansi Kepala Lingkungannya Mengenali Semua Warganya!
Selama bulan Ramadan, Barita mengatakan, pos kamling dimulai saat tarawih dan sistemnya dibagi-bagi.
Penulis: Liska Rahayu |
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Untuk meningkatkan rasa aman di masyarakat, setiap lingkungan diharuskan mengaktifkan kembali kegiatan jaga malam atau siskamling.
Hal ini sudah diimbau Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin beberapa waktu lalu. Tidak hanya itu, Eldin juga meminta agar setiap camat, lurah dan kepala lingkungan untuk mengenali warganya.
Baca: Remaja yang Ancam Bunuh Jokowi Tak Ditahan, Dijadikan Saksi Bukan Tersangka
Menanggapi hal tersebut, lurah Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru Khairul Amri mengaku, lingkungannya telah aktif melakukan kegiatan siskamling sebelum intruksi wali kota.
Bahkan tidak hanya di bulan Ramadan, kegiatan jaga malam di lingkungan Petisah Hulu sudah lama digalakkan.
"Sebenarnya sebelum ada perintah Pak Wali, kita sudah galakkan pos kamling. Di sini ada 12 lingkungan, bahkan lebih, tapi diwajibkan satu lingkungan satu pos kamling. Pos kamling ini juga bekerjasama dengan sekuriti perumahan, aktif semuanya," katanya, Jumat (25/5/2018).
Baca: Gerebek Mangkubumi, Polisi Amankan Lima Pengedar Sabu dan 40 Mesin Jackpot
Amri menjelaskan, siskamling tersebut bukan hanya di pos saja, melainkan berkeliling lingkungan. Satu pos pun melakukan koordinasi dengan pos lainnya.
"Berlakunya abis tarawih, sekitar jam 10 sudah ke pos masing-masinglah. Tapi tidak menutup kemungkinan juga kalau memang ada kesempatan, jam 8 atau jam 9 pun enggak masalah. Sekalian nanti bangunin warga sahur," katanya.
Atas imbauan wali kota agar mengenali warga lingkungannya, Amri mengatakan, setiap kepala lingkungan di Kelurahan Petisah Hulu memang mengenal setiap warganya.
"Jangankan warga, kalau nanti kita bilang Jalan Sriwijaya nomor sekian rumah siapa, mereka langsung, oh rumah si anu, Pak. Karena kepling kita masih muda-muda dan energik," ucapnya.
Baca: Berbagi Di Bulan Suci, PFI Medan Berikan Bantuan ke Panti Asuhan Al-Washliyah
Sampai saat ini, Amri melanjutkan, tidak ada pengaduan di lingkungannya. Hal tersebut dikarenakan pos kamling yang aktif.
Senada dengan Kelurahan Petisah Hulu, Kelurahan Helvetia Tengah juga telah mengaktifkan siskamling dilingkungannya guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Sejak dari awal sebelum perintah Pak Wali pun sudah kita aktifkan. Ini sedang berjalan. Di sini ada 22 lingkungan, tapi poskamlingnya 20. Tapi itu bukan tidak aktif. Jadi lingkungan yang siskamlingnya gabung dengan lingkungan lain," jelasnya.
Selama bulan Ramadan, Barita mengatakan, pos kamling dimulai saat tarawih dan sistemnya dibagi-bagi. Ia menjelaskan, satu pos terdiri dari lima orang, maka sebagian berjaga di pos dan yang lainnya melakukan tarawih.
"Sudah itu nanti jaganya sampai sebelum sahur. Memang ada ketentuan sampai jam 5, tapi namanya sahur, ya sebelum sahur mereka pulang," jelasnya.
Baca: Astaga Warga Gerebek Empat Pemuda Setubuhi Seorang Siswi SMP, Begini Nasib Mereka