Kisah Cinta Beda Usia 24 Tahun, Presiden Prancis Emmanuel Macron Ternyata Rayu Guru Agar Jadi Janda
14 Mei 2017, Emmanuel Jean-Michel Frederic Macron secara resmi bertugas menjadi Presiden Prancis, menggantikan Francois Hollande
Melansir dari The Sun, salah seorang teman sekelas Macron menyebutkan bahwa Brigitte menganggap Macron sebagai pemuda yang sangat kreatif.
Brigitte kemudian memberikan dukungan pada Macron tentang seni drama maupun literatur, hal yang sangat disukainya.
Baca : Berfoto dengan Pose Sama Tiap Tahun, Perubahan Ayah dan Anak Ini Sungguh Mengharukan
Melihat antusiasme Macron, Brigitte kemudian sering memberikan tugas tambahan kepadanya.
Dari sini saja, gosip mengenai kedekatan mereka sudah merebak di sekolah.
Brigitte juga dikatakan sangat mengangumi kemahiran Macron di bidang sastra.
Macron menulis beragam puisi, dan Brigitte akan membacakannya.
Saat Macron menginjak usia 16 tahun, mereka kemudian saling mengungkapkan perasaannya masing-masing.
Tentu saja hal ini ditentang terang-terangan oleh kedua orangtua Macron yang berprofesi sebagai dokter.
Untuk memisahkan keduanya, orangtua Macron kemudian memindahkan putra mereka ke Paris untuk melanjutkan tahun terakhirnya di SMA.
Orangtua Macron bahkan pernah meminta Brigitte untuk menjauhi putra mereka.
Dengan berat hati melepas kekasihnya, Brigitte berkata pada orangtua Macron, "Aku tidak bisa menjanjikan kalian apapun."
Walaupun terpisahkan jarak lebih dari 100 km antara Paris dan Amiens, keduanya ternyata tetap berkomunikasi.
Dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun televisi, Brigitte mengenang hubungan jarak jauh tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/macro_20180530_115707.jpg)