Ramadan 1439 H
Kecil-kecil Cabe Rawit, Gadis Cilik Ini Berhasil Menginjakkan Kaki di Puncak Sibayak saat Puasa
Sahur on The Road (SOTR) sudah umum didengar. Namun sekelompok pemuda yang satu ini melakukan hal unik: Sahur on The Mountain.
TRIBUN-MEDAN.COM, KARO - Sahur on The Road (SOTR) sudah umum didengar. Namun sekelompok pemuda yang satu ini melakukan hal unik: Sahur on The Mountain.
Ya, para pemuda ini melakukan sahur bareng di Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Sebanyak 25 orang meramaikan kegiatan yang dilakukan di ketinggian 2.212 meter di atas permukaan laut (Mdpl), Selasa lalu.
"Nama kegiatan ini adalah Begadang Bareng III, ini tahun ketiga dilaksanakan. Kegiatan ini sebenarnya adalah untuk sahur bareng di Gunung Sibayak dan silaturrahmi. Kita mau berbeda, biasanya orang lain bikin sahur on the road, kami bikin sahur on the mountain," ujar Danny Septiawan selaku koordinator Begadang Bareng III.
Tahun pertama dilaksanakan pada tahun 2016, hanya beberapa orang yang ikut. Tahun sahur bareng di Gunung Sibayak ini diikuti 25 orang.
Bahkan pesertanya ada dari Malaysia dan anak-anak.
"Tahun ini lebih banyak pesertanya dibanding tahun sebelumnya. Ada juga pesertanya dari Malaysia bernama Yuli. Ia tinggal di Kuala Lumpur dan kebetulan sedang berada di Medan. Anak saya yang baru berusia 6 tahun tahun juga ikut," tambah Danny.
Gadis cilik yang baru berusia 6 tahun tersebut adalah Haura.
Sang Ibu, Retno Sudiar mengungkapkan ini adalah pendakian perdana Haura.
"Dari beberapa kali sahur bareng di Sibayak baru kali ini kami bawa Haura. Enggak sangka juga dia punya semangat besar dan bisa sampai ke puncak meskipun dalam keadaan puasa dan cuaca tidak begitu baik," ungkapnya.
Sang Ayah Danny Septiawan pun berjanji akan terus membawa putri Sulungnya pada pendakian-pendakian selanjuntya.
"Udah keliatan dia meneruskan bakat ayahnya. Mudah-mudahan suatu saat bisa mendaki bareng dengan Haura ke puncak tertinggi," tuturnya.
Saat kegiatan ini berlangsung sempat diguyur hujan deras. Namun semangat para peserta tidak surut. Saat hujan reda, seluruh peserta melanjutkan perjalanan ke Puncak Gunung Sibayak.
"Alhamdulillah semua peserta sampai di puncak dan tidak ada yang mengalami cedera. Termasuk Haura yang masih berusia enam tahun," jelasnya.
Ia berharap Ramadhan tahun depan bisa menggelar kegiatan ini lagi dan jumlah pesertanya lebih banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/haura_20180607_225835.jpg)