Viral Medsos
Goenawan Mohammad: Anak-anak Soeharto Kaya bukan Karena Kerja Keras, tapi Monopoli
Sastrawan Goenawan Mohammad menyindir anak-anak Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto.
TRIBUN-MEDAN.COM - Sastrawan Goenawan Mohammad menyindir anak-anak Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @gm_gm yang ia tuliskan pada Selasa (12/6/2018).
Mulanya, ia menuliskan anak-anak Soeharto yang memiliki sejumlah bisnis.
Bahkan ia membandingkan anak Soeharto dengan anak Presiden Jokowi yaitu Kaesang dan Gibran yang jualan martabak dan pisang goreng.
Goenawan Mohammad menyebut jika anak Soeharto kaya karena memiliki kekuasaan menopoli bisnis.

Setelah itu, Goenawan Mohammad menyebutkan berbagai bisnis anak Soeharto.
Lantaran, anak Soeharto memegang kekuasaan, maka pesaing lainnya harus memilih untuk bergabung.
Kemudian, Goenawan Mohammad juga menarik peristiwa tersebut dnegan kejadian di zaman VOC.
"1. Bagaimana putra-putri Suharto bisa sedemikian kaya raya? Bukan karena jualan martabak dan pisang goreng dan kerja keras. Tapi karena punya kekuasaan monopoli bisnis.
2. Dari jeruk sampai dengan industri otomotif, dari cengkih sampai dgn kayu dan terigu: keluarga Suharto pegang dan/atau dapat bagian.
3. Pebisnis dan industrialis lain harus menyingkir —atau bergabung. Apa yg kemudian disebut “nepotisme” dan “kroniisme” (konco-isme) dlm bisnis merajalela.
4. Pada dasarnya, monopoli — yg dipraktekkan VOC, serikat dagang Belanda di abad ke-17 di Indonesia — menyingkirkan persaingan sehat dgn brutal.
5. Ketika menghadapi krisis ekonomi di tahun 1998, perekonomian yg bertopang pada kekuasaan semata tak mampu bekerja. Rezim jatuh. Tapi anak2 Suharto terlanjur super kaya — sampai sekarang,"tulis Goenawan Mohamad.
Diketahui, presiden ke-2 Indonesia iyu memiliki 6 anak, yaitu Siti Hardijanti Rukmana, Sigit Harjojudanto (Sigit), Bambang Trihatmodjo (Bambang), Siti Hediati Hariyadi (Titiek), Hutomo Mandala Putra (Tommy), Siti Hutami Endang Adiningsih.
Anak-anak Presiden Soeharto
Semua anak Soeharto itu menjalani sejumlah bisnis.
Kabar terbaru dari keluarga Cendana kini memiliki sebuah Partai Berkarya.
Titik Soeharto mundur dari Partai Golkar sekaligus pernyataan bergabung dengan Partai Berkarya