Nikson Nababan Lagi Cuti, Postingan Humas Pemkab Terkesan Mengampanyekannya pada Layanan Mudik
Sementara Nikson sedang cuti, serta Pemkab Taput kini sedang di bawah kepemimpinan PLt Bupati Taput, Mauliate Simorangkir.
Penulis: Arjuna Bakkara |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Akun Facebook Bagian Humas dan Keprotokolan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) diduga terkesan mengampayekan calon Kepala Daerah Taput, Nikson Nababan seperti terpantau hingga Rabu, (13/6/2018) petang hari.
Padahal, Bupati Petahana Nikson Nababan kini sedang cuti karena mengikuti kampanye.
Tertera pada timeline postingan tersebut diupload pada 11 Juni 2018 Pukul 16.48 WIB. Pada postingan ini bus pelayanan armada tersebut dibawah kepemimpinan Nikson Nababan.
Sementara Nikson sedang cuti, serta Pemkab Taput kini sedang di bawah kepemimpinan PLt Bupati Taput, Mauliate Simorangkir.
Tiga buah foto berbeda ditampilkan dalam postingan. Foto pertama menunjukkan tampilan armada bus Dinas Perhubungan di Silangit dengan plat merah nomor Polisi BB 7207 B serta kondisi di dalam yakni penumpang yang sedang duduk serta sopir yang tengah bersiap melajukan kendaraan. Kemudian foto ketiga, ditampilkan foto Nikson Nababan berjalan bersama kepala negara yang juga di Bandara Silangit.
Adapun kutipan kalimat yang meyebut nama Nikson dalam postingan itu yakni, "Mengingat liburan yang cukup panjang dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Tapanuli Utara di bawah Kepemimpinan Nikson Nababan memberikan kepedulian akan tingginya arus kunjungan melalui Bandara Silangit, baik yang pulang kampung ataupun dalam rangka berwisata ke seputaran Tarutung.
Pemkab Taput mengupayakan pengoperasian Bus Pemkab dalam melayani penumpang pesawat yang mengunakan Bandara Silangit untuk mengantar dan menjemput ke seputaran wilayah Tarutung sekitarnya selama Lebaran secara gratis, mulai Tanggal 11 Juni s/d tanggal 23 juni 2018,".
Warga Taput, yang meminta identitasnya tidak dipublikasi, menduga postingan tersebut masuk dalam kategori kampanye terselubung dan merugikan kandidat lain yang akan maju bertarung.
Sebab, Nikson dianggap sedang cuti dan pada peraturan PKPU Bupati Petahana tidak dibenarkan atau diperkenankan terlampir dalam program Pemerintah selama cuti.
"Sebagai warga, kita menyesalkan keprotokolan Pemkab Taput atas pernyataannya untuk antisipasi lonjakan Penumpang Pemkab Taput menyediakan bus dar Bandara ke Tarurutung. Tetapi dalam hal inipengakuannya Bupari Nikson Nababan. Selaku warga yang turut mengawal Pilkada, dalam waktu dekat ini kita akan melapirkan itu ke Panwas," sebut pria berkacamata itu.
Dia menganggap, postingan yang berisi nama satu kandidat itu telah mepanggar peraturan seperti yang ada pada PKPU nomor 04 tahun 2017. Dalam artian selaku calon tidak bisa dicatumkan namanya mengatasnamakan pemerintah pada saat cuti.
Terkait postingam, beragam testimoni pun muncul pada kolom komentar. Ada yang pro, serta ada yang mengkritik. Seperti akun FB atas nama Hotbin Purba melontarkan kalimat seperti berikut "Lanjutkan kepemimpinan Bupati Nikson Nababan di Tapanuli Utara". Kemudian ada kritikan dari akun FB bernama Amsling yang bertuliskan, "Apakah anda tidak tahu, Bapak Nikson Nababan lagi cuti ? Postingamu ini bisa disalahartikan orang. Program ini dimana tertuang sehingga program tidak cuti ? Bagaimana pendapat bapak PLt Bupati Mauliate Simorangkir terkait ini ?," sebutnya.
Lalu Gunawan Valnia Manihuruk menyampaikan kalimat "Kampanye terselubung".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bagian-humas-taput_20180613_220645.jpg)