Disebut ‘Pohon Kematian’, Benarkah Ini Pohon Paling Beracun di Dunia?

Liburan Nicola Strickland ke Pulau Karibia yang harusnya menyenangkan itu berubah menjadi petaka ketika ia menemukan sesuatu.

Kompas.com
Benarkah ini pohon paling beracun di dunia? 

Manchineel termasuk genus Euphorbia yang lebat dan menghasilkan getah yang dapat merembes keluar dari segala bagian pohon, mulai dari kulit, daun dan bahkan buah.

Getah pada pohon ini pun juga mengandung berbagai racun, tetapi reaksi yang paling serius diperkirakan berasal dari phorbol ester, senyawa kimia yang ditemukan di beberapa tanaman dan biasanya beracun.

Sebab, tetesan air hujan yang membawa getah encer masih bisa membakar kulit Anda.

"Meski begitu, ancaman kematian yang sebenarnya berasal dari buah bulat kecil. Memakan buah tersebut dapat berakibat fatal, membuat muntah dan diare, serta dehidrasi akut," tulis Ella Davies di BBC.

Masih ada lagi kasus lain yang diakibatkan pohon tersebut. Pernah ada laporan yang menyebut jika terjadi kasus peradangan mata yang parah dan bahkan kebutaan gara-gara asap pembakaran kayu manchineel.

Sifat-sifat yang mengerikan inilah yang membuat banyak papan peringatan harus ditempatkan di sekitarnya, termasuk juga mengecat beberapa bagian pohon.

Punya peran krusial dalam ekosistem

Pohon ini memang bisa dibilang membawa bencana, dan kita tentu saja bisa memusnahkannya dengan mudah.

Namun, mereka memiliki peran penting dalam ekosistem lokal.

Pohon manchineel berfungsi sebagai semak besar yang padat, sehingga menjadi penahan angin yang sangat baik dan perlindungan terhadap erosi di pantai Amerika Tengah.

Selain itu, tukang kayu Karibia telah menggunakan kayu Manchineel untuk keperluan pembuatan furnitur selama berabad-abad.

Mereka mengakalinya dengan memotong kayu dengan hati-hati dan menjemurnya di bawah sinar matahari untuk menetralisir getah beracun.

Beruntung, Strickland dan temannya hanya memakan sedikit buah dan bisa hidup untuk menceritakan kisah itu.

Pada tahun 2000, Strickland menerbitkan sebuah tulisan di The British  Medical Journal yang menjelaskan gejala-gejala keracunannya secara terperinci.

Rupanya, butuh lebih dari delapan jam supaya rasa sakit mereda. Sebab, racun terus mengalir ke kelenjar getah bening di leher mereka sehingga memberikan penderitaan lebih lanjut.

Mereka mengatasinya dengan meminum pina colada dan susu.

"Menceritakan pengalaman kami kepada penduduk setempat menimbulkan horor dan ketidakpercayaan mengenai buah itu. Kami mendapatkan pengalaman yang menakutkan darinya," tulis Strickland. (Monika Movena)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berjuluk "Pohon Kematian", Inilah Pohon Paling Beracun di Dunia".

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved