Najib Razak Resmi Ditangkap Polisi di Rumahnya Atas Tuduhan Korupsi Dana 1MDB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dilaporkan ditangkap polisi anti- korupsi di rumahnya.

Tayang:
AFP
Najib Razak dan Rosmah Mansor dalam foto yang diambil pada 28 April lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dilaporkan ditangkap polisi anti- korupsi di rumahnya.

Dilansir The Star Selasa (3/7/2018), kuasa hukum Najib berujar, dia ditangkap di kediamannya di Langgak Duta pukul 15.00 waktu setempat.

Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) melalui seorang sumber membenarkan penangkapan itu. "Tunggu pernyataan resmi," ujar sumber itu.

Najib ditangkap karena tersandung skandal korupsi melalui lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Sebelumnya Barang-barang mewah yang disita oleh polisi, termasuk ribuan perhiasan, tas mewah, disebut mantan PM Malaysia Najib Razak sebagian besar merupakan hadiah termasuk dari tamu asing, pernyataan yang menyebabkan perdebatan di media sosial seperti yang dilansir BBC Indonesia.

"Keluarga Najib Razak tetap mempertahankan bahwa penyitaan oleh polisi adalah sebagian besar pemberian dari teman, tamu asing, termasuk tamu kerajaan kunjungan resmi serta juga acara keluarga seperti pesta ulang tahun, peringatan, pernikahan dan pertunangan," kata Najib melalui Facebook dan Twitter, yang menuai ribuan komentar.

Kepolisian menyita lebih dari 10.000 perhiasan dan barang-barang mewah seperti tas Hermes dengan nilai diperkirakan sekitar RM1,1 miliar (Rp3,8 triliun), penyitaan yang digambarkan sebagai terbesar dalam sejarah Malaysia.

"Bohong dan penipu," kata sebagian dari ribuan komentar termasuk akun atas nama Lokman Muhammad melalui Facebook Najib.

Komentar lain, Idayu Hssn menulis, "Siapa yang baik hati memberikan hadiah ke Najib sementara banyak rakyat yang miskin tak mendapat apapun."

Tapi ada pula pendapat melalui Twitter, SJ @zanjaf, yang menyebut, "Agar adil, Mahathir juga harus mengumumkan pemberian yang ia terima selama kepemimpinan 22 tahun."

Penyitaan yang dilakukan kepolisian ini terkait dugaan kasus dugaan korupsi hampir Rp64 triliun di lembaga investasi negara, 1Malaysia Development Berhard.

Mengapa tak diumumkan?

permata yang disita dari kediaman Najib RazakPolisi mengumumkan perhiasan dan permata serta barang mewah lain pada Rabu (27/06) yang disita dari kediaman Najib Razak. (foto: AFP)

PM Mahathir Mohamad membentuk satuan tugas untuk menyelidiki dugaan korupsi 1MDB, yang dibentuk Najib Nazak pada 2009 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Gugus tugas mengumumkan Jumat (29/06) mereka telah membekukan rekening bank sejumlah individu dan milik partai politik Najib, UMNO, yang diduga menerima dana dari 1MDB.

Penyelidikan 1MDB termasuk dugaan pemutihan uang di paling tidak enam negara.

Berbagai pertanyaan lain kepada Najib melalui media sosial termasuk akun Ayyman @hisbulaiman, "Mengapa tak diumumkan dari awal? Tiara, perhiasan itu juga hadiah?"

Polisi Amar Singh menunjukkan foto hasil sitaan di kediaman Najib Razak.Polisi Amar Singh menunjukkan foto hasil sitaan di kediaman Najib Razak. AFP.

Pengguna lain, Heikal Rosnan @heikalrosnan menjawab pertanyaan soal barang Mahathir dengan menyebut "Hadiah Tun M hampir semua sudah lama diumumkan dan diserahkan dalam museum. 22 tahun pun tak sampai RM1 miliar. Tak masuk akal."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved