Kisah Mary Bell, Psikopat Cilik, Pembunuh Berusia 11 Tahun

Pada usia 11 tahun, dia dan seorang temannya mencekik dan memutilasi dua anak lelaki.

intisari
Mary Bell 

Meski polisi awalnya menganggap catatan itu sebagai lelucon, namun pada 31 Juli 1968, dia membunuh lagi.

Mary dan Norma mencekik Brian Howe yang berusia tiga tahun, meninggalkan tubuhnya di tanah kosong di daerah Scotswood.

Sebelum meninggalkan TKP, dia mengukir huruf “M” ke perut bocah itu dengan gunting.

Dia juga memotong sebagian rambutnya, menyayat kakinya, dan memutilasi penisnya.

Hasil pemeriksaan medis mengatakan bahwa pelakunya memang anak-anak karena kekuatan membunuhnya yang relatif kecil.

Detektif kemudian membawa kedua gadis itu untuk pertanyaan lebih lanjut.

Kasus ini disidangkan pada bulan Desember 1968.

Norma bersaksi bahwa dia memohon agar Mary berhenti menyakiti Howe.

Dia dibebaskan dari perannya dalam pembunuhan, sementara Mary akhirnya dijatuhi hukuman.

Mary Bell dalam pemberitaan
Rebel Circus
Mary Bell dalam pemberitaan

Mary dipenjara di unit anak-anak yang aman di Red Bank Community Home.

Dia dibebaskan dari penjara pada tahun 1980, pada usia 23, setelah menjalani 12 tahun hukumannya.

Dia juga diberi nama dan identitas baru, namun pers selalu berusaha menemukannya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved