infografis
Waspadalah, 4 Tanda Psikopat yang Mungkin Ada pada Orang yang Baru Anda Kenal
Pembunuhan 'bermotif' adalah kejadian yang langka ditemui pada psikopat.

TRIBUN-MEDAN.com - Pembunuh berantai, sering digambarkan dalam film dan televisi sebagai psikopat gila.
Hal ini berkontribusi pada kesalahpahaman umum tentang psikopat.
Fakta menunjukkan bahwa secara statistik, seorang psikopat hampir selalu tidak pernah menjadi pembunuh berantai.
Pembunuhan 'bermotif' adalah kejadian yang langka ditemui pada psikopat.
Sebuah studi dalam jurnal Behavioral Sciences & the Law menemukan bahwa 3 persen pemimpin bisnis mencetak 'gol' dalam kisaran psikopat.
Sebaliknya, tingkat individu dalam populasi umum dengan sifat psikopatberkisar sekitar 1%.
Penyebab psikopat sebagian karena genetik dan sebagian lagi karena kondisi lingkungan.
Pria lebih mungkin didiagnosis psikopat daripada wanita dan gejala paling terlihat saat awal dua puluhan tahun.
Berikut adalah 4 tanda bahwa seseorang yang baru Anda kenal bisa jadi memiliki kecenderungan psikopat:
1. Pencari sensasi
Psikopat sering mendambakan aktivitas yang memiliki unsur 'bahaya fisik' atau risiko 'tertangkap/terciduk' melakukan sesuatu yang ilegal atau jahat.
Hal itu mereka lakukan karena mereka hanya memiliki sedikit kepedulian terhadap keselamatan mereka sendiri atau keselamatan orang lain.
Mereka akan mencoba meyakinkan orang di sekitar mereka untuk terlibat dalam perilaku berisiko.
Dalam beberapa konteks, ini mungkin tampak menyenangkan, namun bagi orang lain hal 'gila' itu melampaui sesuatu yang normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/psikopat_20180706_163805.jpg)