Bela Perempuan yang 2 Indung Telurnya Dibuang Dokter, Hotman Paris: Siap-siap Hadapi Gugatan Kami
Pengacara Hotman Paris Hutapea memenuhi Janjinya untuk mendampingi korban yang sempat mengadukan kasusnya di Kopi Johny beberapa waktu lalu.
TRIBUN-MEDAN.com-Pengacara Hotman Paris Hutapea memenuhi Janjinya untuk mendampingi korban yang sempat mengadukan kasusnya di Kopi Johny beberapa waktu lalu.
Sederet postingan akun Instagram @hotmanparisoffcial yang diunggah pada Selasa (10/7/2018) dan Rabu (11/7/2018) mengabarkan tentang kasus ini.
Dalam video yang diunggahnya, Hotman Paris tampak bertemu dengan pimpinan rumah sakit ternama di Jakarta.
Hotman Paris mengatakan, untuk mengangkat indung telur, harus ada izin dari pasien, termasuk hasil dari pemeriksaan laboraturium.
"Dari kasus ini, untuk mengangkat indung telur dalam kanker, tentu harus ada lab dulu kan. Lab itu adalah semuanya dicheck, darahnya, segala macam, maksimum biopsi, tidak bisa langsung dokter kandungan dengan mata mengamati dengan muka ditutup itu kan (di meja operasi), oh ini kanker nih," kata Hotman.
@hotmanparisofficial: Dua indung telor pasien ini di operasi dan dibuang tanpa sepengetahuan pasien! Sebelah kanan hotman adalah dokterdirektur rs grha kedoya.
Hotman Paris kemudian menyatakan jika saat operasi, dokter bernisial HS yang melakukan operasi merasa galau dan mengira dua indung telur tersebut terdapat kanker sehingga diangkat.
"Sesuai pengelihatan dia pada saat operasi dia galau, dia pikir itu indung telurnya ada kanker langsung diambil dibuang. Tidak ada pre medis apapun," ujar Hotman.
@hotmanparisofficial: Hotman paris dan klien dugaan korban mal praktek yg dua indung lelornya di buang dokter tanpa sepengetahuan pasien! Hadir juga pimpinan rs grhakedoya.
Sementara itu, pihak rumah sakit mengatakan jika pihaknya tidak bisa bisa memberikan informasi secara profesional, karena yang melakukan adalah pihak profesional.
"Saya sudah mengatakan dari tadi, untuk secara teknis medis, kami secara manajemen tidak bisa memberikan informasi secara profesional karena yang melakukan itu harus profesional," ujar perwakilan RS.
Hotman Paris juga sempat mengunggah video yang memperlihatkan pertemuan kedua belah pihak sebelum melakukan jumpa pers.
Dalam video tersebut, Hotman Paris mengatakan jika pasien diberi tahu jika indung telurnya diangkat 4 hari pasca operasi dan saat dirinya hendak check out dari rumah sakit.
@hotmanparisofficial: Pertemuan dgn pimpinan Rs Grha kedoya terkait kasus dugaan malpraktek yg 2 indung telur pasien di operasi dan dibuang tanpa sepengetahuan dari pasien!
Anehnya dr HS( dr kandungan) yg lakukan operasi tdk hadir dalam pertemuan!
Dinkes Pemda Dki harus segera menyelidiki kasus ini! Ayok Pak Gub dan Wagub Dki!
Pasien baru dikasi tau dokter telah diambil indung telurnya 4 hari setelah operasi saat pasien sudah cek out rumah sakit! Betapa tdk amannya berobat di Negaraku ini!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hotman_paris_20180711_114956.jpg)