Menolak Didorong Jadi Cawapres, Ustad Abdul Somad Promosikan Habib Salim

Ustaz Abdul Somad menolak tawaran untuk maju sebagai bakal calon wakil presiden di Pemilihan Presiden 2018.

Tayang:
Ustaz Ubdul Somad 

TRIBUN-MEDAN.com-Ustaz Abdul Somad menolak tawaran untuk maju sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2018.

Ustad Abdul Somad malah mendukung Prabowo Subianto berpasangan dengan Dr Salim Al Jufri atau biasa dipanggil Habib Salim.

Meskipun didukung Forum Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), Ustaz Abdul Somad lebih memilih untuk fokus di pendidikan dan dakwah.

Hal itu terungkap di lama Facebook dan akun Instagram Ustadz Abdul Somad, Minggu (29/7/2018).

Di halaman Facebook dan Instagram itu, Ustaz Abdul Somad menulis:

"Selamat! Ternyata kerumunan sudah berubah menjadi barisan kekuatan.

Prabowo-Habib Salim pasangan tawazun (seimbang) antara ketegasan tentara dan kelembutan Ulama, Jawa non-Jawa, nasionalis-religius, plus barokah darah Nabi dalam diri Habib Salim.

Biarlah saya jadi suluh di tengah kelam, setetes embun di tengah sahara. Tak sungkan berbisik ke Habib Salim, tak segan bersalam ke Jenderal Prabowo.

Setelah Sayyidina Umar bin Khattab wafat, sebagian Sahabat ingin membaiat Abdullah -anak Sayyidina Umar- sebagai pengganti. Beliau menolak lembut, karena bidang pengabdian ada banyak pintu.

Fokus di pendidikan dan dakwah.

Al-Faqiir Ilaa Rabbih, Abdul Somad"

Sebelumnya, Forum Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) telah memutuskan rekomendasi calon presiden dan wakil presiden 2019.

Dalam forum yang digelar sejak Jumat lalu tersebut GNPF merekomendasikan Parabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden (cawapres).

"Peserta Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional sepakat untuk merekomendasikan Prabowo Subianto-Al Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad Batubara sebagai calon presiden dan calon wakil presiden," ujar Ketua Umum GNPF, Yusuf Martak, di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Minggu, (29/7/2018).

ustadzabdulsomad
instagram.com/ustadzabdulsomad

GNPF menilai selama ini aspirasi umat Islam tidak pernah diakomodir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved