Ruhut Sitompul Menyasar 'Rumah Sebelah' yang Pecah Kongsi soal Cawapres, Jangan Munafik

Belum kerja sudah mulai Pecah Kongsi di Rumah sebelah siapa Cawapresnya? dgn saling menuding

Ruhut Sitompul Menyasar 'Rumah Sebelah' yang Pecah Kongsi soal Cawapres, Jangan Munafik
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ruhut Sitompul 

Dalam forum yang digelar sejak Jumat lalu tersebut, GNPF merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

"Peserta Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional sepakat untuk merekomendasikan Prabowo Subianto-Al Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad Batubara sebagai calon presiden dan calon wakil presiden," ujar Ketua Umum GNPF, Yusuf Martak, di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Minggu, (29/7/2018), dikutip dari Tribunnews.

Diberitakan Kompas.com, setelah acara tersebut, Prabowo menggelar pertemuan dengan Demokrat pada Senin (30/7/2018) pagi di kediaman Prabowo Subianto.

Pertemuan tersebut sekaligus pertemuan balasan lantaran sebelumnya, Prabowo menyambangi kediaman SBY di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (24/7/2018), sekitar pukul 19.15 WIB.

Dari hasil pertemuan di kediaman Prabowo, dua partai sepakat untuk berkoalisi.

Baca: Acapkali Tampil Misterius, Ternyata Begini Nih Wajah Asli The Sacred Riana

Baca: Kapolri Tito Copot Jabatan Wadir Narkoba yang Kepergok Bawa Sabusabu, Berikut Sanksi Berat Lainnya

Baca: Ini Sosok Pimpinan Akuntan Publik yang Ditangkap, Buron Kasus Restitusi Pajak Simalungun dan Langkat

Baca: Deretan Selebriti yang Akun Instagramnya Diblokir Syahrini

Baca: Prabowo Unggah Foto Kuda Putih yang Pernah Ditunggangi Jokowi, Ini Maknanya secara Mitologi

Baca: Fahri Hamzah Sebut Dirinya Bersyukur lantaran Ustaz Abdul Somad Terbebas dari Jebakan Pilihan

Sedangkan dari pertemuan di kediaman SBY, ada sejumlah hal yang disepakati.

Satu di antaranya kesepakatan yang dicapai adalah kesamaan visi dan misi sebagai dasar untuk membangun koalisi dalam pilpres 2019.

SBY mengungkapkan sejak awal, jalan koalisi kedua parpol terbuka sangat lebar.

Isu dan visi serta misi kedua partai dinilai perlu disepakati lebih dulu sebelum menyatakan koalisi.

Jika hal ini sudah disepakati, maka diyakini koalisi pun bisa lebih mudah terbangun.

Setelah pertemuan ini, kedua parpol menyatakan akan melakukan pertemuan-pertemuan lain untuk membahas secara detil dan teknis.

Kedua parpol juga membentuk tim kecil yang akan bertugas menyusun teknis persiapan koalisi kedua partai.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved