Api Lalap Deretan Kios Pakaian, Pedagang Petisah Duga Kebakaran Akibat Korslet

Rata-rata yang terbakar adalah kios jualan baju.Kalau yang rumah makan yang dibilang terbakar itu, hanya terkena samberan listrik saja

Api Lalap Deretan Kios Pakaian, Pedagang Petisah Duga Kebakaran Akibat Korslet
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Damkar butuh waktu dua jam untuk padamkan api di Pasar Petisah. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran yang terjadi di seputaran Pasar Petisah Medan di Jalan Rotan, Lingkungan IX, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, pagi tadi Senin (13/8/2018) sekitar pukul 07.30 WIB, akhirnya bisa dipadamkan dua  jam berselang setelah kejadian.

Salah seorang pedagang makanan yang berada di sekitar lokasi kebakaran di Pasar Petisah, Lisa (38) mengatakan rata-rata yang terbakar adalah kios jualan baju.

"Kalau yang rumah makan yang dibilang terbakar itu, hanya terkena samberan listrik saja. Karena kalau arus listrik tidak dimatikan dari panel pusatnya itu akan menyambar lebih besar," kata Lisa di lokasi kejadian, Senin (13/8/2018)

Lisa menjelaskan bahwa saat ia datang ke Pasar Petisah untuk membuka gerai makanan miliknya, api sudah padam.

Dugaan awalnya penyebab kebakaran karena korsleting dari meteran listrik. Makanya dari pusat listrik langsung dimatikan. Karena listrik toko dan pedagang makanan berbeda.

"Untungnya tadi cepat dimatikan listrik, kalau nggak bisa menyambar kemana-mana ini," katanya

"Tapi ini sepertinya murni dugaan korsleting, bukan dibakar ataupun seperti sabotase," ujarnya

Baca: Pasar Petisah Dilalap si Jago Merah, 10 Kios Ludes Terbakar

Baca: Andi Arief Menolak Minta Maaf Soal Mahar Rp500 Miliar untuk PAN dan PKS

Sementara itu, Wadanru 2 Pos Induk Regu kedua Damkar Pemko Medan, Ade Awal Bahri mengatakan untuk memadamkan api dikerahkan 10 unit Damkar Pemko Medan.

Baca: Terungkap Penyelam yang Tunggangi Hiu Paus, ternyata Presiden Direktur Perusahaan Ternama

Baca: Sri Ulina Ginting TKW Asal Karo Meninggal Dunia di Malaysia, Media Sosialnya Dipenuhi Kesedihan

"Untuk pemadaman tadi, kita butuhkan waktu sekitar dua  jam hingga api benar-benar mati," kata Ade.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved