MUI Sumut Masih Kaji Penggunaan Istilah Islam Nusantara
MUI Sumatera Utara hingga saat ini belum mempunyai sikap soal penggunaan istilah Islam Nusantara
Maratua Simanjuntak dari FKUB Sumut menyampaikan saat ini banyak orang yang menyalahi Islam Nusantara tapi tidak mengetahui Islam Nusantara. Persoalan ini katanya juga memicu konflik intern beragama di Sumut.
"Kalo di Sumut kerukunan antar umat beragama terjamin, yang menjadi masalah itu intern umat beragama," katanya.
Mewakili akademis, Azhar Akmal Tarigan dari UIN Sumut mengatakan tidak ada masalah soal Islam Nusantara bagi kalangan perguruan tinggi terutama perguruan tinggi agama.
Sebab, kata Azhar, di perguruan tinggi agama, Islam itu dibahas dari berbagai aspek. Namun yang menjadi persoalan itu di tengah masyarakat.
"Di tengah masyarakat, islam itu disampaikan tanpa metodologi jadi hanya menerima produk sehingga dilontarkan Islam Nusantara banyak yang menolak,"katanya.
Hadir sebagai narasumber dari Seminar bertema Bincang-Bincang Islam Nusantara: Faham, Aliran atau Gagasan? " ini Prof Dr KH Ahmad Baso MA. Dia merupakan penulis buku Islam Nusantara.
(Akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/prof-dr-kh-ahmad-baso-ma-saat-memaparkan-tentang-islam-nusantara_20180818_185632.jpg)