Nasihat Puitis Najwa Shihab di Hari Kemerdekaan RI, Enak Didengar
Episode Mata Najwa pun seringkali ditutup dengan pembacaan pesan bergaya puisi dengan sajak dan rima yang enak didengar.
Episode Mata Najwa pun seringkali ditutup dengan pembacaan pesan bergaya puisi dengan sajak dan rima yang enak didengar.
TRIBUN-MEDAN.COM - Jurnalis dan presenter Najwa Shihab yang kerap bawakan acara Mata Najwa dikenal sebagai pribadi tangguh dan luar biasa.
Dengan kemampuan dan kecerdasannya, Najwa yang kerap disapa Nana ini menghadirkan episode-episode menarik yang menguak sisi lain dari sebuah permasalah terutama dalam bidang politik dan hukum ke layar kaca.
Episode Mata Najwa pun seringkali ditutup dengan pembacaan pesan bergaya puisi dengan sajak dan rima yang enak didengar.
Baca: Viral Video Siswa SMP Panjat Tiang Bendera, Inilah Dia Joni yang Bikin Heboh
Proklamasi harusnya tak berhenti sekadar deklarasi, sebab merdeka mestinya bukan alat propaganda.
Indonesia adalah kata kerja, mimpi-mimpi yang harus digubah menjadi nyata.
Tanah air adalah petak-petak yang harus diolah, tanah air adalah lautan yang harus dibelah.
Keberanian menjadi panglima, keseriusan sebagai bendera dan optimisme menjelma sepucuk doa.
Karena nasionalisme bukan slogan mati tapi pengorbanan kolektif membela visi.
Dirgahayu 73 Tahun RI.
@narasi.tv @matanajwa @komunitasmatakita #catatannajwa #matanajwa #narasitv #HUTRI73 #73thRI
Ilustrasi by @bangdayat_
Baca: 17 Agustus - Rok Melorot, Sepatu Lepas hingga Tali Bendera Putus, Inilah 8 Insiden Heboh Paskibra
Baca: 17 Agustus - Kisah Cucu Soeharto Jadi Paskibra, Pembawa Baki Bendera Pusaka
Najwa mengajak masyarakat agar giat bekerja karena Indonesia sejatinya adalah kata kerja.
Jangan cuma berani bermimpi, tapi berani jugalah untuk membuatnya jadi kenyataan.
Kekayaan bangsa ini masih banyak yang harus dieksplorasi dan diolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/najwa-shihab_20180802_105529.jpg)