Oknum Kades Yang Ciumi Anak di Bawah Umur Akhirnya Dijemput Paksa Polisi

Kepala Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Darmianto dilaporkan karena melecehkan anak dibawah umur

Oknum Kades Yang Ciumi Anak di Bawah Umur Akhirnya Dijemput Paksa Polisi
Ilustrasi pelecehan
pelecehan 

LANGKAT,TRIBUN-Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat akhirnya menangkap Kepala Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Darmianto.

Ia diamankan dalam dua laporan pencabulan sekaligus. Saat diamankan, Darmianto tidak melawan.

"Saat ini kami masih memeriksa oknum kades tersebut. Yang bersangkutan diamankan setelah korbannya membuat laporan di Polres," kata Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Firdaus, Sabtu (1/9).

Perwira berpangkat tiga balok emas di pundak ini mengatakan, Darmianto dijemput paksa petugas di Dusun IV Bukit Karya, Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Baca: Mahasiswa Pelaku Pelecehan Seksual Diborgol, Sempat Melawan Petugas saat Hendak Ditangkap

Dalam laporan yang tertuang sesuai bukti lapor LP/373/V/2018/SU/LKT dan STPLP/539/VIII/2018/SU/LKT, Darmianto mencumbui korbannya berinisial A.

Tak terima dicabuli, korban kemudian melapor ke orangtuanya. Lalu, kasus ini pun bergulir di kepolisian.

"Salah satu korban berinisial A mengaku sudah tiga kali dilecehkan.

Berdasarkan laporan itu, yang bersangkutan kemudian kami amankan," terang Firdaus.

Menanggapi kasus pencabulan ini, Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anaknya (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Ernis Syafrin Aldin meminta penegak hukum menindak tegas Darmianto.

Baca: Ini Deretan Wartawati Jadi Korban Pelecehan pada Piala Dunia 2018 di Rusia

"Sebelumnya kami berterima kasih kepada Polres Langkat yang telah melakukan penjemputan oknum Kades Harapan Maju.

Kami berharap, yang bersangkutan tetap ditahan," kata Ernis.

Ia mengatakan, kasus pelecehan seperti ini tidak boleh dibiarkan.

Apalagi pelakunya adalah oknum penyelenggara negara.

"Tentunya, tidak ada alasan Polres Langkat untuk tidak menahan oknum Kades tersebut.

Sebab, perbuatannya telah dilakukan berulangkali. Terlebih, ancaman hukuman dalam kasus pencabulan itu lebih dari lima tahun penjara," kata Ernis.(dyk)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved