Breaking News

Viral Medsos

Ajudan Blak-blakan soal Waktu Istirahat Presiden Jokowi, Mimpi Aja Tidak Pernah Mas

Teddy alumnus Akmil berpangkat Letnan Satu dan Syarif alumnus Akpol berpangkat Ispektur Polisi Tingkat Satu

Tribun Medan
Ajudan Jokowi 

TRIBUN-MEDAN.com- Presiden Jokowi mengunggah video tentang pengakuan dua ajudan pribadinya saat mendampinginya melakukan tugas kesehariannya.

Kedua ajudan Presiden Jokowi ini adalah Teddy Indra Wijaya alumnus Akmil berpangkat Letnan Satu (Lettu), dan Syarif Muhammad Fitriansyah alumnus Akpol berpangkat Ispektur Polisi Tingkat Satu (Iptu).

Dalam video tersebut keduanya blak-blakan tentang keseharian Presiden Jokowi saat bekerja setiap harinya.

Di awal video keduanya memulai dengan menjelaskan mereka terpilih menjadi Ajudan Presiden Jokowi dengan mengikuti seleksi.

Keduanya mengaku tidak pernah terpikirkan mereka jadi ajudan orang nomor satu di Indoenesia.

"Mimpi aja tidak pernah mas," ujar Syarif Muhammad Fitriansyah.

Kedua Ajudan Jokowi ini bertugas untuk membantu Jokowi untuk melancarkan kegiatan-kegiatan presiden.

Keduanya bercerita bahwa Jokowi adalah orang yang sangat giat bekerja, bahkan pernah lima hari mengunjungi daerah berturut-turut.

"Paginya terbang ke Aceh. Setelah ke Aceh ke Banjarmasin (Kalimantan Selatan). Setelah itu lanjut ke Halmahera, Maluku Utara, setelah itu ke Papua meninjai Trans Papua. Jadi selama lima hari, satu hari satu provinsi," ujar Syarif Muhammad Fitriansyah.

Ajudan Jokowi
Ajudan Jokowi (Tribun Medan)

Baca: Ternyata Jokowi Justru Istirahat saat Bekerja, Asisten Presiden Ungkap Keseharian

Saat berkunjung ke daerah, mereka mengungkapkan kegiatan Jokowi itu kadang berubah-ubah, dan selalu menyempatkan salat di masjid terdekat yang dilalui Jokowi.

Katanya setiap harinya Jokowi selesai bekerja pukul 22 hingga piukul 23, namun sering kali dia tidak langsung istirahat, masih memikirkan banyak hal.

"Pasti bapak tiba dihotel, bapak tidak serta merta istirahat. Pasti, justru itu bapak memikirkan dua hal-hal yang lain. Bukan hanya kunker, tapi pikirkan kegiatan di nasional, kegiatan internasional, menelpon sana sini, nelpon menteri, telpon pejabat ini," ujar Teddy Wijaya.

Keduanya menyampaikan sebenarnya waktu istirahat Jokowi itu adalah saat dia bertemu dengan masyarakat.

"Kalau ketemu warga itu saya kira bapak istirahat. Karena pasti bapak gembira. Tertawa. Kemudian salam-salaman. Itu yang menurut saya bapak betul istriahat, karena bahagia disitu, berncanda dan sapa," ujarnya ujar Teddy.

Syarif pun menimpali bahwa Jokowi juga sosok pendengar, dan setiap ketemu masyarakat selalu detail mendengarkan keluhan warga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved