Memasuki Musim Hujan, Masyarakat Diminta Waspadai Lahar Dingin Sinabung

Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Sinabung, Iing Kusnadi mengimbau masyarakat di kaki Gunung Sinabung mewaspadai adanya lahar dingin.

Editor: Array A Argus

KARO,TRIBUN-Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Sinabung, Iing Kusnadi mengimbau masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Sinabung mewaspadai adanya lahar dingin.

Sebab, kata Iing, sepekan belakangan ini cuaca di Kabupaten Karo dilanda hujan.

Curah hujan yang begitu tinggi dikhawatirkan akan menimbulkan luapan lahar yang membawa material bebatuan.

"Bencana lahar dingin ini patut diwaspadai. Sebab, saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Jika sewaktu-waktu lahar meluap, dikhawatirkan material bebatuan dari puncak bisa terbawa arus.

Apalagi kondisi badan gunung masih labil," ungkap Iing, Kamis (6/9).

Baca: Dihantam Lahar Dingin, Dua Desa Dekat Gunung Sinabung Tertutup Lumpur

Ia mengatakan, ada beberapa desa yang posisinya dekat dengan lahar dingin.

Berdasarkan data Tim Tanggap Darurat, adapun desa yang dikhawatirkan terkena dampak lahar dingin itu Desa Perbaiji, Sukatendel, Bekerah Simacem, dan Mardinding.

Kemudian, sambung Iing, beberapa desa yang berada tak jauh dari Kecamatan Tiganderket. Namun, sambung Iing, ada dua desa yang harus diberikan perhatian lebih.

"Khusus daerah Marinding dan Perbaji, itu masyarakat harus waspada," kata Iing.

Sejak tiga bulan terakhir, Gunung Sinabung tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas yang tinggi.

Namun, pria asal Jawa Barat itu mengungkapkan, Gunung Sinabung terakhir kali erupsi pada Februari dengan status Awas level IV.

Untuk itu, warga masih diimbau tidak masuk ke dalam zona merah.

Baca: Pria Gimbal Ini Berendam di Lahar Dingin Gunung Agung, Mengaku Ditarik Kekuatan Spiritual

"Dari visual sendiri, memang sudah tidak tampak adanya erupsi.

Dari data yang kami peroleh, untuk status masih belum turun," pungkasnya Iing.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved