Balas Kekalahan Final Tahun 2017, Tim Putri Wahidin Berhasil Juarai Honda DBL 2018
final Honda DBL North Sumatera Series 2018 mempertemukan SMA Wahidin Sudiro Husodo kontra Methodist 2 Medan
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Laga seru tersaji pada final Honda DBL North Sumatera Series 2018 mempertemukan SMA Wahidin Sudiro Husodo kontra Methodist 2 Medan di GOR Samudera Medan.
SMA Wahidin Medan berhasil menjadi juara gelaran Honda DBL North Sumatera Series 2018 usai menaklukkan SMA Methodist 2 Medan, Sabtu (8/9/2018) di GOR Samudera Medan.
Kemenangan ini sekaligus pembalasan manis Wahidin dimana di gelaran yang sama tahun 2017 harus takluk di partai final
Laga yang berlangsung sengit ini, Wahidin hanya mampu menang tipis atas Methodist 2 dengan skor 45-39.
Amatan Tribun, pada kuarter I Wahidin langsung tancap gas mencetak 10 poin tanpa balas, lewat kaptennya Laitecia. Methodist tampak masih belum memperagakan permainan terbaiknya.
Kuarter II, Methodist 2 mencoba bangkit lewat tembakan lay up dan berhasil memperkecil ketinggalan 20-15. Namun Wahidin masih tetap memimpin.
Kuarter berikutnya, Wahidin kembali menekan dengan meraih 12 poin sedangkan Methodist 2 hanya mampu meraih 10 poin. Skor di kuarter III masih keunggulan untuk Wahidin 32-25.
Di kuarter akhir, Wahidin berhasil menguasai permainan, dan berhasil mengukuhkan kemenangan 45-39. Sontak teriakan dari bangku penonton Wahidin bersorak ketika peluit tanda berakhir pertandingan dibunyikan.
Seluruh pemain tampak saling berpelukan satu sama lain, dengan tangisan haru mengalir di wajah setiap pemain.
Pelatih Wahidin, Herijanto mengatakan kunci kemenangan timnya adalah pada pertahanan yang sulit ditembus.
"Sangat senang sekali ini sesuai target dari awal kita targetkan juara. Kemenangan ini ada pada defance jaga nya bagus. Kita lihat tim lawan sulit menembus pertahanan kita," katanya seusai laga.
Baginya, tim lawan Methodist 2 memberikan perlawanan yang hebat dan tim ini berhasil menyesuaikan.
"Kita memang canangkan permainan cepat dan itu membuat tim lawan mengikuti permainan kita. Jadi tadi itu keuntungan buat kita," tegas Heri.
Kapten Tim Wahidin, Laeticia mengaku sangat bangga bisa membalas kekalahan di final 2017 dengan kemenangan hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tim-putri-sma-wahidin-sudiro-husodo-medan_20180908_215708.jpg)