Reaksi Menohok Mardani Ali Sera Menyasar Politisasi Emak-emak
Dan Mardani juga bertanya, apakah jika harga barang-barang mulai mahal emak-emak tidak boleh berpolitik?
Dan Mardani juga bertanya, apakah jika harga barang-barang mulai mahal emak-emak tidak boleh berpolitik?
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera memberikan tanggapan terkait massa perempuan yang menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat.
Dilansir TribunWow.com dari akun Twitter Mardani Ali Sera @MardaniAliSera, Rabu (12/9/2018).
Sebelumnya, diberitakan Perempuan milenial Indonesia menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat.
Mereka mendesak agar Bawaslu segera turun tangan menghentikan politisasi emak-emak di Pilpres 2019.
Menanggapi hal tersebut, Mardani mengkritik beberapa poin, yakni ia merasa ada banner dukungan tertentu.
Ia juga mengungkapkan hal aneh jika emak-emak, remaja, dilarang berpolitik.
Lalu ia juga menilai yang seharusnya ditolak adalah politisasi TNI, dan PNS pada Pemilihan Presiden 2019 nanti.
Dan Mardani juga bertanya, apakah jika harga barang-barang mulai mahal emak-emak tidak boleh berpolitik?
"1. Dari banner2 yg dibawa, kok dukungn tertentu.
2. Emak2, remaja, aki2, nenek2 boleh berpolitik. Aneh ada aksi menolak emak2 berpolitik. Krn ? Cek No.1.
3. Yg harus ditolak itu: Politisasi TNI/Polri & PNS pd pemilu/pilpres 2019.
4. Harga2 mahal emak2 tak boleh berpolitik?" tulis akun @MardaniAliSera.
Diberitakan sebelumnya, Perempuan Milenial Indonesia menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, dilansir TribunWow.com dari Kompas Tv, Rabu (12/9/2018).
Mereka mendesak agar Bawaslu segera turun tangan menghentikan politisasi emak-emak di Pilpres 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mardani-ali-sera_20180423_100449.jpg)