Alamak

Pedangdut Duo Serigala Ditolak Kehadirannya ke Binjai, Berikut Alasannya!

Gabungan Organisasi Masyarakat (Ormas) berbasis Islam menolak kehadiran penyanyi dangdut Duo Serigala ke Binjai Utara, Sumatera Utara.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: AbdiTumanggor
TRIBUNNEWS/GILANG SYAWAL AJIPUTRA
Personel Duo Serigala, Pamela Safitri (kanan) dan Ozzi Kiozi saat ditemui di Gedung Trans TV, Jakarta, Jumat (25/5/2018) 

Dia pun mengancam akan menyurati Prabowo Subianto terkait ulah anggotanya di Kota Binjai.

"Ini pembodohan kepada kaum. Mau itu amal atau amil, kami tegas menolak," teriak Abdullah.

Tidak hanya Duo Serigala saja yang tampil.

Master Limbad juga dikabarkan akan tampil di Gedung Sementara DPRD Binjai tersebut.

Soalnya, panggung hiburan tersebut digelar di tempat yang terhormat atau kantor wakil rakyat.

Anggota DPRD sekaligus pemilik gedung Ovanny, Juliati berdalih tidak tahu sosok dan image Duo Serigala.

Juliati malah mengucapkan puji syukur kepada tuhan yang maha esa.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas keberatan Ormas Islam gabungan tersebut.

"‎Alhamdulillah saya merasa sangat sangat berterima kasih, karena yang begitu peduli terhadap saya sehingga kegiatan yang akan kami laksanakan esok hari sangat menjadi perhatian. Saya juga sebelumnya mohon maaf sebesarnya. Awalnya saya tidak mengetahui gimana itu dengan maksud Duo Serigala," ujar Juliat‎i.

Juliati mengatakan baru mengetahui kalau kini dua perempuan tersebut sudah tidak vulgar lagi. Sebab, manajemennya sudah berganti.

Juliati berdalih, Duo Serigala tampil tidak dibayar. Katanya, mereka tampil sebagai bentuk untuk membantu sumbangan.

"Forum Silaturahmi Anak Bangsa yang diadakan di Binjai ini semata-mata untuk membantu kaum Dhuafa dan kaum tidak mampu. Bantuan beras 1,5 ton akan dibagikan di Binjai. Pertama Binjai Utara, menyusul Binjai lainnya.‎ Dengan adanya forum ini tujuan untuk membantu. Master Limbad ingin tunjukkan atraksinya dan juga tidak kami bayar. Baju yang digunakan juga santun. Namun begitu pun menentang, sama-sama kita dengarkan," katanya.

Ketua Forum Silaturahmi Anak Bangsa, Burhanuddin yang hadir dari Medan diberikan kesempatan berbicara dalam RDP tersebut.

‎Direktur perusahaan yang bergerak di bidang sosial ini juga mengaku anggota Nadhalatul Ulama (NU).

Dia mengaku, Duo Serigala memang dicitrakan sosok dua perempuan bertubuh sintal nan montok dengan penampilan vulgar.

Dia mengaku siap ditangkap jika memang Duo Serigala berpenampilan vulgar.

"Itu dahulu. Duo Serigala tersebut sudah‎ hijrah atau berpindah. Sekarang dipimpin (manajemen) ‎Andika Kangen Band. Apa salah saya mengajak orang ke jalan yang baik. Saya datangkan Duo Serigala yang berpenampilan berbeda. Apa salah orang yang sudah hijrah, dikonotasikannya dengan pelacur," ujarnya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved