Selamatkan Hewan saat Badai Florence di Amerika, Peyayang Binatang Justru Ditangkap Polisi
Baik yang terlantar di jalanan, tetapi juga dari pemiliknya yang harus mengungsi tetapi tidak dapat membawa serta binatang mereka.
TRIBUN-MEDAN.com - Berbuat baik sekalipun, tidak dapat membuatmu terlepas dari hukuman. Kisah wanita ini bisa jadi contoh utamanya.
Setelah menyelamatkan lusinan hewan peliharaan ketika badai Florence menerjang AS awal September 2018 lalu, wanita baik hati ini justru dijatuhi hukuman.
Dia ditangkap dan sekarang menghadapi beberapa tuduhan pelanggaran hukum terkait dugaan membuka praktek dokter hewan tanpa lisensi.
Ketika badai Florence mulai mendarat di Carolina Utara, Tammie Hedges memutuskan untuk memanfaatkan gudang menjadi tempat berlindung bagi banyak hewan peliharaan.
Baik yang terlantar di jalanan, tetapi juga dari pemiliknya yang harus mengungsi tetapi tidak dapat membawa serta binatang mereka.
Secara keseluruhan, ia melindungi 27 hewan peliharaan. 17 ekor kucing dan 10 ekor anjing, selama badai itu berlangsung.
Ia juga memberikan beberapa perawatan medis untuk memastikan kesehatan mereka. Tapi perbuatan baiknya tidak dianggap oleh orang lain.
Pihak berwajib setempat melihatnya sebagai pelanggaran hukum dan menjatuhi beberapa pelanggaran ringan.
Pada Senin (17/9/2018), tiga hari setelah badai melanda wilayah Wayne County, seorang petugas Dinas Peternakan mengunjungi gudang Hedges atas permintaan Departemen Pertanian negara bagian.
Dia menyampaikan laporkan sebagai bentuk keprihatinan yang cukup serius, bahwa, Tammie Hedges sedang melakukan praktik dokter hewan tanpa lisensi.
Menurut halaman Facebook Crazy's Claws n Paws, organisasi nirlaba yang didirikan oleh Hedges, dia memang memberikan obat-obatan seperti amoxicillin dan salep antibiotik topikal pada hewan.
Dan dia harus melakukan itu. Salah satu kucing yang dibawa oleh sukarelawan mengalami pendarahan dari luka di leher, sementara yang lain sangat diabaikan dan penuh dengan kutu.
“Dia harus melakukan apa yang dia lakukan. Jika dia tidak melakukan apa yang dia lakukan, maka mereka akan menuduh dia dengan kelalaian dan kekejaman terhadap hewan," kata Kathie Davidson, seorang relawan dengan Crazy's Claws n Paws.
"Tempat penampungan hewan di Wayne County memperkarakannya, hanya perlindungannya tidak memiliki landasan hukum 100%."
"Apa yang seharusnya dia lakukan?" Davidson bertanya pada The Washington Post.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gofundme_20180927_182339.jpg)