5 Tokoh Nasional Angkat Bicara setelah Hoaks Ratna Sarumpaet Babak Belur
"kepada semua pihak untuk tidak menghalalkan segala cara hanya hanya demi menarik perhatian pemilih,"
"Saya menyerukan kepada semua pihak untuk tidak menghalalkan segala cara hanya hanya demi menarik perhatian pemilih. Bangsa ini sedang berduka,"
Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy
TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah tokoh beramai-ramai mengecam tindakan Ratna Sarumpaet, yang membuat berita hoax mengenai pengeroyokan yang menimpa dirinya.
Ratna Sarumpaet telah mengakui jika dirinya tidak pernah mengalami penganiayaan.
Ratna Sarumpaet pun meminta maaf atas kebohongannya.
"Jadi tidak ada penganiayaan. Itu hanya khayalan entah diberikan setan setan mana dan berkembang seperti itu," kata Ratna di kediamannya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2018). seperti dikutip dari Kompas.com.
Menanggapi hal ini banyak pihak mengecam atas apa yang sudah dilakukan, berikut komentar para Politisi pendukung Jokowi.
Baca: Polisi Menguak Ratna Sarumpaet Bayar Biaya Operasi Plastik dari Rekening Musibah Danau Toba
Baca: Ulik 6 Fakta Penangkapan Ratna Sarumpaet, Turun dari Pesawat hingga Bantah Melarikan Diri
Baca: Sule dan Rizky Febian Makan Bersama, Menu Sederhana Mereka Jadi Sorotan
Baca: Prabowo Subianto Mendepak Ratna Sarumpaet dari Tim Pemenangan setelah Karang Cerita Dipukuli
Baca: Reaksi Sule Tak Disangka tatkala Disambangi Teddy, Pria Idaman Lain Mantan Istrinya Lina
Baca: Amarah Ferdinand pada Ratna Sarumpaet: Saya Mengutuk Ratna atas Kebohongan Ini, Saya Malu
Baca: Beredar Surat Ratna Sarumpaet pada Prabowo setelah Pengakuan Karang Cerita Dipukuli, Ini Isinya
1. Muhammad Rumahurmuziy
Politisi sekaligus ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy turut mengomentari kasus hoaks yang di lakukan oleh Ratna Sarumpaet.
Dalam akun Instagramnya @romahurmuziy, ia menuliskan bahwa tidak seharusnya ada yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan suara dari rakyat.
Ia juga menambahkan bahwa seharusnya semua pihak fokus pada apa yang terjadi pada rakyat di Sulteng dan NTB.
Baginya lebih baik memfokuskan diri kepada Sulteng dan NTB atau memberikan kreativitas kepada bangsa.
"Saya menyerukan kepada semua pihak untuk tidak menghalalkan segala cara hanya hanya demi menarik perhatian pemilih. Bangsa ini sedang berduka," tulisnya, Kamis (4/10/2018).
"Fokus saja pada energi positif untuk meringankan saudara-saudara kita di Sulteng dan NTB. Atau menggagas kreativitas yang bernilai tambah untuk bangsa," tambahnya.
Dalam foto unggahannya, ia juga memberikan pesan kepada pihak oposisi agar tidak gegabah dan larut dalam nuansa kebencian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ratna-sarumpaet-kompascomdavid-oliver-purba_20181003_193411.jpg)