Orangtua Pelaku Begal Mengamuk Usai Sidang Tak Terima Putusan Hakim

Elya Rossa dan Fajrah, orangtua dari terdakwa kasus pembegalan mengamuk usai mendengarkan vonis majelis hakim di ruang Cakra VIII PN Medan

Orangtua Pelaku Begal Mengamuk Usai Sidang Tak Terima Putusan Hakim
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi saat menunjukkan wajah pelaku begal kehadapan masyarakat dan mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati. 

MEDAN,TRIBUN-Elya Rossa dan Fajrah, orangtua dari terdakwa kasus pembegalan mengamuk usai mendengarkan vonis majelis hakim di ruang Cakra VIII Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Keduanya mencak-mencak sembari memprotes putusan majelis hakim Suriyana.

Kata mereka, vonis empat tahun penjara terhadap Rifki Pratama Lubis (23) dan Fadel Panigoro (21) tidak tepat.

Sebab, hakim dan jaksa dituding tidak mempertimbangkan fakta persidangan.

"Enggak adil ini. Hakim enggak melihat semua fakta persidangan. Ini keputusan konyol," kata Elya dan Fajrah sembari memangis, Rabu (17/10).

Mereka mengatakan, selama persidangan, ada beberapa saksi yang sengaja tidak dihadirkan.

Namun, Elya dan Fajrah tidak menjelaskan saksi darimana yang mereka maksudkan.

Baca: Tendang Korbannya Hingga Jatuh, Tim Pegasus Ringkus Dua Orang Begal di Karya Marindal

"Biarkan saja. Mudah-mudahan dibalas Tuhan semua ini. Enggak adil ini," kata keduanya keluar dari ruang sidang.

Saat bertemu dengan anak mereka di luar ruang sidang, Elya dan Fajrah spontan menangis.

Keduanya memeluk erat Rifki dan Fadel yang didakwa melanggar Pasal 365 Ayat (2) ke 1 dan 2 KUHPidana.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved