Kalah dari PSMS Medan, Beto Goncalves Malu Bertemu Istri dan Anak

Beto Goncalves mengungkapkan rasa malu dan kebingungan karena tidak tahu harus beralasan apa.

TRIBUN SUMSEL/HARYANTO
Alberto Goncalves 

TRIBUN-MEDAN.com-Bermain sebagai tuan rumah, Sriwijaya FC harus menyerah 0-3 dari PSMS Medan dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-26 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Kamis (18/10/2018).

Striker Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, mengungkapkan kebingungannya saat ditanya oleh anak dan istri kenapa timnya bisa kalah.

Dirinya mengungkapkan rasa malu dan kebingungan karena tidak tahu harus beralasan apa.

“Saya lihat Keluarga saya, anak saya istri saya sedih. Semua tanya kenapa kalah, kenapa kalah? Ini saya pikir, mau jawab apa saya di rumah. Saya ga tau kalau teman-teman yang lain apakah sama, tapi saya memang orangnya seperti ini,” ujarnya dikutip dari Sriwijaya Post.

Terlihat tim berjulukan Laskar Wong Kito itu tidak berdaya ketika menghadapi juru kunci klasemen PSMS Medan.

Padahal dari segi kualitas pemain, banyak yang menilai tuan rumah unggul jauh.

Bahkan striker sekelas Beto tidak bisa mencetak gol satupun ke gawang PSMS.

Semenjak peluit ditiupkan, skuat Ayam Kinantan langsung mengambil inisiatif menyerang. Meski bermain di markas Sriwijaya, tak membuat anak asuh Peter Butler tampil defensif.

Bahkan mereka mampu merepotkan barisan pertahanan Sriwijaya dengan melesakkan beberapa tendangan ke arah gawang. Satu peluang didapat PSMS dari kaki Frets Butuan. Namun sayang sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih mampu dibendung Teja Paku Alam.

Usaha tim asuhan Butler untuj menyerang pun tak sia-sia. Lima menit sebelum turun minum, PSMS mampu menciptakan gol lewat sundulan Alexandros Tanidis. Melalui skema tendangan bebas, Tanidis yang berdiri di depan gawang, menang duel udara. Sundulannya pun membawa PSMS unggul 1-0.

Pada sisa waktu yang ada PSMS masih konsisten menguasai permainan. Keunggulan 1-0 PSMS pun bertahan hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, PSMS masih tetap konsisten menguasai permainan. Mereka meladeni gaya permainan Sriwijaya yang mencoba menyamakan kedudukan.

Menit ke-75 PSMS justru berhasil menambah keunggulan dari kaki Felipe Martin. Memanfaatkan kesalahan antisipasi Teja Paku Alam, Felipe yang berdiri di depan gawang langsung merebound bola dan menceploskan bola.

Unggul dua gol, peluang PSMS meraih poin penuh semakin matang. Mereka pun mencoba bermain bertahan disisa waktu yang ada. Namun menit-menit akhir PSMS malah menambah keunggulannya menjadi 3-0 yang diciptakan oleh Shohei Matsunaga.

Memanfaatkan serangan balik cepat melalui Felipe yang berlari kencang dari tengah lapangan ke arah gawang, ia memberikan umpan kepada Matsunaga.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved