Sambut Hari Pahlawan, Kodim 0205/TK Berikan Santunan kepada Veteran
Ini bentuk penghargaan kita kepada para veteran, ya ada sedikit swadaya dari kita untuk memberikan baju seragam.
Penulis: Muhammad Nasrul |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul
TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE-Menyambut Hari Pahlawan pada 10 November mendatang, Kodim 0205/TK menggelar ramah tamah dengan perwakilan veteran, di Makodim 0205/TK, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Rabu (31/10/2018).
Pada kegiatan ini, perwakilan pengurus veteran yang hadir mendapatkan seragam baru. Seragam yang biasanya berwarna kuning, kali ini berganti warna menjadi merah marun.
Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal mengatakan, pemberian seragam itu merupakan bentuk apresiasi bagi para pejuang yang ikut berperan dalam kemerdekaan Indonesia. Dirinya menyebutkan, penyelenggaraan kegiatan ini juga dalam menyambut hari pahlawan.
"Ini bentuk penghargaan kita kepada para veteran, ya ada sedikit swadaya dari kita untuk memberikan baju seragam kepada pengurus veteran di Tanah Karo ini," ujar Taufik.
Dirinya menambahkankan, veteran adalah saksi dari perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Bahkan banyak pengorbanan yang dikeluarkan oleh seluruh pejuang. Tak hanya harta, bahkan nyawapun rela diberikan untuk tumpah darah Indonesia.
"Jadi sudah sewajarnya kita untuk tetap memberikan perhatian kepada para pejuang kita yang masih ada ini," katanya.
Mendapat perhatian dari para penerusnya ini, Perwakilan Veteran Ganti Surbakti terlihat semringah. Dengan penuh haru dirinyapun tak lupa mengucapkan terima kasih, karena akhirnya dirinya bersama veteran lainnya bisa mengganti-ganti baju seragam yang telah usang.
"Kami dari jajaran veteran melalui saya mengucapkan terima kasih atas perhatiannya dan pengertiannya, jadi kami bisa mengganti-ganti baju kami yang robek," katanya.
Dengan dipenuhi rasa senang, dirinya lantas mendoakan Dandim dan jajarannya selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas negara. Serta terus berada di dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Pada kesempatan itu, dirinyapun juga meminta kepada pihak terkait agar ia bersama veteran yang lain diberikan wadah untuk berbagi cerita. Karena ia ingin membagikan kisahnya sewaktu di jaman penjajahan dulu. Jika dikabulkan, dirinya memberikan saran lokasi acara di Pendopo Rumah Dinas Bupati, yang letaknya tak jauh dari Taman Makam Pahlawan Kabanjahe.
"Kalau anak sekarang kan cuma dengar aja bagaimana saat pejuang dulu berperang melawan penjajah, kami yang melihat dan merasakanya. Jadi saran saya, nanti pas malam 10 November ini, kita bikin acara veteran berbicara tentang pengalaman mengusir Belanda dari Indonesia, khususnya Tanah Karo ini," ucapnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karo Benyamin Sukatendel, mengatakan pihaknya tidak memiliki dana khusus untuk menjamin hidup para Veteran. Namun, jika nantinya ada anggaran khusus, maka akan berbentuk dana hibah yang langsung diberikan kepada para pejuang itu.
Menurut informasi, veteran yang ada di Kabupaten Karo kurang lebih berjumlah 300 orang. Dirinya menyebutkan, pihak pemerintah tentunya akan tetap memperhatikan apa-apa saja yang menjadi kebutuhan mereka.
"Memang kalau untuk dana khusus dari Dinas Sosial itu tidak ada, namun pasti pemerintah selalu peduli terhadap para orangtua kita ini. Seperti kata pepatah, bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa para pejuangnya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dandim-0205tk_20181031_181833.jpg)