Perempuan Ini Lahirkan Anak dari Rahim yang Disumbangkan Ibunya
Meenakshi Valand, perempuan berumur 28 tahun asal India melahirkan anaknya dari rahim yang disumbangkan ibunya.
2014 - Perempuan di Gothenburg, Swedia melahirkan seorang bayi pria dengan menggunakan rahim transplantasi untuk pertama kalinya di dunia.
Ibu berumur 36 tahun itu menerima sumbangan rahim dari temannya yang berumur 60-an tahun.
2017 - Perempuan di Dallas, Texas, melahirkan bayi setelah menjalani prosedur yang sama di Amerika Serikat.
2018 - Seorang perempuan melahirkan bayi perempuan dengan menggunakan rahim cangkokan, untuk pertama kalinya di India.
Dua belas bayi dilahirkan dengan cara yang sama, delapan di antaranya di Swedia.
Dari ke-12 kasus itu, hanya sebuah rahim yang berasal pendonor yang telah meninggal.
Bagaimana caranya?
Saat pencangkokan rahim, syaraf tidak ditransplantasi dan perempuan tidak mengalami rasa sakit melahirkan.
Pada kasus-kasus pertama, prosedurnya mencapai sampai 13 jam.
"Tetapi penemuan laparoskopik (bedah lubang kunci) membuat waktu operasi menjadi sekitar enam jam," kata Dr Shailesh Puntambekar.
Menurut tim di Galaxy Care Hospital, biaya masing-masing prosedur adalah sekitar US$11.000 atau Rp163 juta.
Tetapi kasus Meenakshi Wayanad adalah yang pertama kalinya di India, dan dia tidak perlu membayar.
Dia diberikan obat bius untuk menekan sistem kekebalan dan mencegah penolakan terhadap rahim.
Satu tahun setelah transplantasi, dokter memutuskan mereka siap untuk menanam salah satu embrio beku.
Para dokter mengatakan pencangkokan dipandang tidak merusak penerima ataupun bayi meskipun obat anti-penolakan (immuno-suppressants) digunakan dan sejumlah pembedahan dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/melahirkan-bayi-dari-rahim-ibu.jpg)